Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup, Ada Lonjakan Gempa Vulkanik

Rabu, 02 April 2025 | 20:58 WIB   Reporter: kompas.com
Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup, Ada Lonjakan Gempa Vulkanik

ILUSTRASI. Pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat, menutup sementara kegiatan pendakian. ?


ERUPSI GUNUNG - CIANJUR. Pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat, menutup sementara kegiatan pendakian. 

Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni menyampaikan, penutupan mulai diberlakukan mulai besok, Kamis (3/4/2025), hingga 7 April 2025.  

“Dan atau hingga ada informasi lebih lanjut berdasarkan hasil pemantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,” ujar Deni kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (2/4/2025) malam. 

Denie mengatakan, penutupan itu tertuang dalam surat edaran Nomor SE.18 Tahun 2025 tentang perpanjangan penutupan kegiatan pendakian di TNGGP. 

Keputusan tersebut juga ditetapkan dan dikeluarkan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang Peningkatan Gempa Vulkanik Gunung Gede.

Baca Juga: Resmi! iPhone 16 Series Dijual di Indonesia Mulai 11 April 2025

"Kegiatan Pendakian di TNGGP ditutup sementara untuk umum mulai besok atau selama lima hari," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/4/2025). 

Deni menjelaskan, penutupan atau perpanjangan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan aktivitas gempa vulkanik Gunung Gede, yang berpotensi menimbulkan bahaya berupa letusan freatik maupun gas gunung api di sekitar kawah. 

Deni menambahkan bahwa calon pendaki yang telah melakukan registrasi atau pendaftaran dapat melakukan reschedule atau perubahan jadwal. 

“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi bagian pelayanan atau melalui call center kami di 08119155815," imbuhnya. 

Dikutip dari berita sebelumnya, Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa lonjakan aktivitas kegempaan ini cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya. 

"Pada tanggal 1 April 2024, dalam rentang pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) hingga mencapai 21 kejadian. Sebagai perbandingan, rata-rata kejadian Gempa Vulkanik Dalam di Gunung Gede selama periode 1-31 Maret 2024 hanya berkisar 0-1 kali per hari," kata Wafid dalam keterangannya dikutip Rabu. 

Menurutnya, peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam Gunung Gede, yang berpotensi menyebabkan letusan freatik atau hembusan gas berbahaya jika konsentrasinya terlalu tinggi. 

Meski aktivitas meningkat, PVMBG belum menaikkan status Gunung Gede dari Level I (Normal). 

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental hingga 1 April 2024 pukul 10.00 WIB, aktivitas vulkanik Gunung Gede masih berada pada Level I (Normal). 

"Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak menuruni, mendekati, atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon," jelasnya. 

Gunung Gede merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian 2.958 mdpl. Secara administratif berada di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Macet Parah di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, 800 Meter Ditempuh 2 Jam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup, Ada Lonjakan Gempa Vulkanik Sejak 1 April", Klik untuk baca: https://bandung.kompas.com/read/2025/04/02/200428778/pendakian-gunung-gede-pangrango-ditutup-ada-lonjakan-gempa-vulkanik-sejak-1?source=headline.

Selanjutnya: Dasco: Didit Bawa Pesan dari Prabowo saat Bertemu Megawati dan Jokowi

Menarik Dibaca: 11 Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Cepat dan Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati
Survei KG Media
Terbaru