kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Peringati 12 tahun tsunami Aceh dengan monumen


Senin, 26 Desember 2016 / 15:47 WIB
Peringati 12 tahun tsunami Aceh dengan monumen

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

MEULABOH. Untuk mengenang korban gempa dan tsunami yang terjadi 26 Desember 2004 silam, Pemerintahan Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat membangun sebuah monumen dengan mencantumkan 603 nama warganya yang menjadi korban musibah gempa dan tsunami 12 tahun lalu.

“Kita membuat monumen ini untuk mengenang khususnya warga Gampong Pasir yang telah meninggal akibat musibah gempa dan tsunami 26 Desember 2004 lalu,” kata Romi Syahputra Geuchik Gampong Pasir Lhok Aron, Minggu (25/12/16).


Menurut Romi, monumen kenangan untuk para korban gempa dan tsunami yang berbentuk gelombang dahsyat itu dibangun Pemerintahan Gampong secara mandiri atas inisiatif warga dengan menggunakan anggaran dana desa tahun 2016.

“Monumen ini terbangun atas inisiatif warga, karena sudah 12 tahun gempa dan tsunami di Kabuten Aceh Barat belum ada satupun monumen atau tugu tsunami," katanya.

Selain monumen yang mencantumkan seluruh nama para korban tsunami khususnya warga Gampong Pasir, sebuah tugu dengan ketinggian tujuh meter juga telah siap dibangun sebagai gambaran air gelombang tsunami yang melanda Gampong Pasir Lhok Aron pada 26 Desember 2004 lalu ketinggiannya mencapai tujuh meter.

“Di lokasi ini selain tugu dan monumen tsunami juga kita bangun fasilitas permainan anak dan warung, sehingga setelah kita resmikan pada peringatan 12 tahun gempa tsunami, lokasi ini nantinya menjadi salah satu obyek wisata bagi warga di Aceh Barat,” jelasnya.

Sebelum dilanda gempa dan tsunami kata Romi, warga Gampong Pasir Lhok Aron penduduknya tercatat sekitar 1.500 jiwa, namun 603 jiwa diantaranya menjadi korban, bahkan gampong yang berada di pesisir pantai Kabupaten Aceh Barat itu seluruh bangunan rata dengan tanah.

“Setelah tsunami Gampong Pasir sempat menjadi lahan kosong, karena ketinggian gelombang tsunami mencapai 7 meter. Namun pasca rehab rekon hingga saat ini, sudah kembali padat dan maju pesat melebihi sebelumnya”, ujarnya.

(Raja Umar)




TERBARU

Close [X]
×