Jabodetabek

Peron Baru Stasiun Bogor Resmi Beroperasi, Kapasitas Commuter Line Bertambah

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:31 WIB
Peron Baru Stasiun Bogor Resmi Beroperasi, Kapasitas Commuter Line Bertambah

ILUSTRASI. Penumpang KAI Commuter line saat di Stasiun Bogor, Jawa Barat (KONTAN/Muradi)


Reporter: Hervin Jumar  | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID JAKARTA.  PT KAI Commuter mulai mengoperasikan peron baru jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor pada Rabu (15/7/2026). 

Perpanjangan peron tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas layanan di lintas Bogor yang saat ini menjadi rute Commuter Line terpadat di wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: Menteri Transportasi Arab Saudi Tinjau Proyek MRT Jakarta, Fase 2A Capai 61,8%

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, sebelum digunakan seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengujian teknis telah dilakukan, mulai dari kondisi jalur, peron, hingga perangkat pendukung operasional.

“Seluruh prosedur sudah dijalankan. Pemenuhan seluruh aspek keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku juga sudah dilaksanakan,” ujar Karina dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).

Dengan beroperasinya peron baru tersebut, seluruh jalur di Stasiun Bogor kini dapat melayani rangkaian Commuter Line dengan stamformasi (SF) 12 atau rangkaian dengan 12 kereta. Langkah ini diharapkan mampu memperbesar kapasitas angkut penumpang, terutama di jam sibuk.

“Dengan pengoperasian jalur ini, seluruh jalur di Stasiun Bogor sudah bisa melayani rangkaian Commuter Line SF12,” jelas Karina.

Saat ini, lintas Bogor melayani 392 perjalanan Commuter Line setiap hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 328 perjalanan menuju hingga Stasiun Bogor, dengan layanan pertama berangkat pukul 04.03 WIB dan kedatangan terakhir pukul 01.15 WIB pada hari berikutnya.

Baca Juga: Kebun Raya Bali Ulang Tahun, 100 Pengunjung Gratis Masuk Hari Ini (15/7)

Sementara itu, 64 perjalanan lainnya melayani hingga Stasiun Depok dan Stasiun Nambo. Operasional lintas Bogor saat ini didukung rangkaian terbaru CLI-125 dan CLI-225 yang telah menggunakan formasi SF12, serta kombinasi rangkaian eksisting dengan formasi SF10 dan SF8.

KAI Commuter mencatat tingginya tekanan layanan di lintas Bogor. Sepanjang semester I 2026, volume pengguna Commuter Line di lintas tersebut mencapai 78,07 juta orang atau rata-rata 431.368 pengguna per hari. Angka tersebut menjadikan lintas Bogor sebagai lintasan dengan jumlah pengguna tertinggi di Jabodetabek.

Khusus Stasiun Bogor, jumlah pergerakan pengguna selama Januari-Juni 2026 tercatat mencapai 18,45 juta orang. Rinciannya, sebanyak 9,37 juta pengguna melakukan keberangkatan dan 9,08 juta pengguna melakukan kedatangan. Rata-rata aktivitas di stasiun tersebut mencapai sekitar 101.942 pergerakan pengguna per hari.

Selain menambah kapasitas layanan, pengoperasian peron baru juga mengubah pola pergerakan penumpang. KAI Commuter menyebut pengaturan naik dan turun pengguna kini dapat dilakukan di seluruh jalur peron Stasiun Bogor.

Baca Juga: Tema, Logo, dan Maskot Hari Anak Nasional 2026: Pesan Penting untuk Anak Indonesia!

Akses keluar masuk di sisi barat stasiun juga telah menggunakan jalur baru yang lebih luas untuk mengurai kepadatan arus penumpang, terutama pada periode sibuk pagi dan sore hari.

Pada tahap awal operasional, KAI Commuter menyiagakan petugas layanan dan pengamanan di area hall jalur baru untuk mengatur alur pengguna. Sejumlah fasilitas di sisi barat peron 8, termasuk musala dan toilet, juga telah kembali dibuka.

KAI Commuter sebelumnya meminta maaf atas gangguan kenyamanan pengguna selama proses pembangunan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 berlangsung. 

Perusahaan juga mengimbau pengguna mengikuti petunjuk arah baru serta arahan petugas untuk menjaga keselamatan selama berada di area stasiun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru