Jawa Barat

Pertamina Hulu Energy ONWJ maksimalkan pembersihan tumpahan minyak di Karawang

Senin, 26 April 2021 | 00:05 WIB   Reporter: Intan Nirmala Sari
Pertamina Hulu Energy ONWJ maksimalkan pembersihan tumpahan minyak di Karawang

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gaet berbagai pihak, Tim Pertamina Hulu Energy ONWJ wilayah Karawang terus bersinergi untuk membersihkan sisa ceceran minyak pasca kejadian tumpahan minyak di area pantai Karawang. Pembersihan dilakukan mulai dari laut hingga ke sisi darat.

Untuk pembersihan di laut PHE ONWJ mengerahkan beberapa kapal, sedangkan pembersihan di pantai melibatkan nelayan dan masyarakat di pesisir pantai Karawang. Selain itu, secara rutin PHE ONWJ juga melakukan flyover atau pemantauan dari udara untuk memetakan lokasi sisa tumpahan.

"Kami bersama masyarakat telah membersihkan sisa ceceran minyak yang bercampur dengan pasir terutama di area sekitar Cemara Jaya, Pasir Putih Sukajaya dan Tanjung Sari. Kami juga mensiagakan dan menambah personil Oil Spill Combat Team (OSCT) di lokasi pantai agar pembersihan bisa lebih cepat," jelas Manager Communications Relations & CID PHE ONWJ, Hari Setyono dalam keterangan resminya Minggu (25/4).

Selain itu, Hari mengungkapkan kalau pihaknya terus melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori Model Tumpahan Minyak (MOTUM) termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya untuk memastikan kondisi aman dan terkendali.

Baca Juga: Pipa bocor, PHE ONWJ lakukan pembersihan minyak di pesisir Pantai Karawang

PHE ONWJ dalam operasinya mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan Lindungan lingkungan. Patroli juga dilakukan secara rutin pada setiap fasilitas aset yang ada. Pengecekan sudah merupakan standar prosedur operasi.

"Operasi PHE ONWJ kembali berjalan normal dengan mengalihkan alur minyak dari saluran pipa lainnya, sambil dilakukan perbaikan dan pengetesan sebelum kembali di alirkan. Diharapkan dalam waktu dekat pipa bisa dioperasikan kembali", ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan PHE ONWJ.

“Saya mewakili masyarakat Karawang dan Ketua Komisi 3 mengajak dan menghimbau untuk selesaikan permasalahan sama-sama. Saya melihat keseriusan dari Pertamina untuk menangani ceceran minyak ini," ungkapnya.

Selain dengan DPRD, komunikasi dan koordinasi intensif juga dilakukan dengan SKK Migas, Ditjen Migas, KLHK, DLHK Kabupaten Karawang, KSOP Kepulauan Seribu serta pemangku kepentingan lainnya terkait penanganan sisa kebocoran minyak juga terus dilakukan PHE ONWJ.

"Alhamdulillah dukungan dari para stakeholders memberikan energi bagi kami untuk mengakselerasi penanganan sisa ceceran minyak tersebut,” tandas Hari.

Selanjutnya: Tahun 2030, pemerintah menargetkan tak lagi impor migas

 

 

Editor: Handoyo .
Terbaru