Peristiwa

Pertamina Patra Niaga Upayakan Pemulihan Energi untuk Penanganan Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:28 WIB
Pertamina Patra Niaga Upayakan Pemulihan Energi untuk Penanganan Gempa NTT

ILUSTRASI. Gempa bumi di Nagekeo Flores NTT (15/8/2026) (Dok/USGS)


Reporter: Tendi Mahadi  | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gempa yang terjadi pada Sabtu pagi (15/8) membuat sebagian warga di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berada dalam situasi yang penuh kekhawatiran. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan paling mendasar menjadi sangat berarti, mulai dari makanan, air minum, obat-obatan, tempat berteduh, hingga penerangan di malam hari.

Di tengah situasi darurat tersebut, Pertamina Patra Niaga bergerak memastikan dua hal tetap berjalan, yakni masyarakat terdampak memperoleh bantuan yang dibutuhkan dan ketersediaan energi tetap terjaga untuk mendukung aktivitas masyarakat serta penanganan keadaan darurat.

Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 20 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Flores, NTT masih belum beroperasi. Sebagian SPBU yang belum beroperasi mengalami kendala akibat pemadaman listrik, kerusakan sarana dan fasilitas, maupun kondisi lingkungan yang masih terdampak gempa.

Guna memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan bahwa pihaknya terus mengerahkan mobil tangki dengan pengamanan ekstra. Terutama di jalur-jalur rawan yang terdampak tanah longsor. 

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BNPB Kerahkan Tim dan Helikopter

Di sisi lain, perseroan melalui program Pertamina Peduli, segera menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa. Bantuan yang diberikan berupa makanan dan berbagai kebutuhan dasar lain. Penyaluran bantuan tahap pertama telah dilaksanakan pada Sabtu (15/8) dan telah menjangkau sekitar 422 penerima manfaat.

Selain kebutuhan pangan, berbagai perlengkapan kesehatan dan kebersihan untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat. Dukungan lainnya mencakup tiga unit toilet portable dan satu unit genset berkapasitas 3.000 watt guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak.

Lebih lanjut, Kitty menjelaskan bahwa sebelumnya Fuel Terminal Reo juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan pangan kepada masyarakat terdampak di wilayah sekitar.

"Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama masa penanganan pascabencana," kata Kitty, dalam keterangannya, Minggu (16/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru