Jabodetabek

Politisi PDIP sebut Anies cocok jadi dosen karena dinilai gagal tangani banjir DKI

Minggu, 21 Februari 2021 | 19:28 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Politisi PDIP sebut Anies cocok jadi dosen karena dinilai gagal tangani banjir DKI

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banjir melanda sejumlah wilayah Jakarta tahun ini menjadi sorotan dan kritikan tajam dari sejumlah kalangan.

Anggota DPR RI dari dapil DKI Jakarta III, Darmadi Durianto menilai, pola penanganan banjir ala Gubernur Anies Baswedan sangat amburadul.

"Tidak terkonsep dengan baik pada kenyataannya pola penanganan dan antisipasi banjir di Jakarta dibawah kepemimpinan Anies Baswedan. Banjir makin parah dan lebih parahnya lagi banjir teori. Anies gagal dalam hal ini dan lebih cocok Anies jadi dosen ketimbang jadi gubernur. Dosen adalah profesi terhormat dan sangat pas buat Anies," kata Bendahara Megawati Institute dalam keterangannya, Minggu (21/2).

Baca Juga: Omzet usaha makin anjlok, pengusaha minta ada antisipasi banjir Jakarta sejak dini

Lebih lanjut Darmadi menambahkan, gaya kepemimpinan Anies selama ini juga menjadi faktor terjadinya musibah banjir.

"Kelihatannya merasa mampu tapi prakteknya nihil. Mestinya jangan malu belajar pada kepemimpinan sebelumnya dalam menangani banjir. Selain itu saya juga sarankan Anies untuk mendengar dan mau bekerjasama dengan stakeholder lainnya bukan malah menutup diri dan sibuk umbar teori-teori. Berteori boleh saja asal pas tempatnya," tandas Politikus PDIP itu.

Dan yang paling penting, kata dia, Anies mestinya membangun sinergi dengan Pemerintah pusat dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di Jakarta termasuk soal banjir.

"Selama ini kan terlihat bahwa Anies enggak bisa kerja sama dengan menteri dalam hal ini Kementerian PUPR. Ini seolah membuktikan ada yang salah dalam gaya kepemimpinannya yang lebih one man show," kata dia.

Yang jelas, akibat gaya kepemimpinan Anies dalam memimpin Jakarta, banyak hal yang dirasakan masyarakat kurang baik.

"Contohnya soal banjir ini, masyarakat Jakarta banyak menderita jadinya. Katanya punya tim ahli (TGUPP) mana peran dan kontribusi pemikiran mereka, soal banjir saja tidak bisa ditangani. Keberadaan mereka patut dipertanyakan karena gunakan uang rakyat masalahnya," tegasnya.

Baca Juga: Anies Baswedan: Banjir cepat kering karena antisipasi telah dilakukan Pemprov DKI

Dalam mencegah kerusakan alam yang berimbas pada berbagai bencana termasuk banjir salah satunya, Darmadi menyarankan agar masyarakat maupun para pemangku kepentingan untuk mulai memikirkan merawat, menjaga dan melestarikan alam dengan aksi nyata.

"PDIP sendiri saat ini terus membantu masyarakat dengan menanam untuk mengurangi banjir di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan dan Ibu Megawati Soekarnoputri konsisten merawat alam ," ujar Anggota Komisi VI DPR RI itu.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru