Jabodetabek

Positivity rate corona di Jakarta pada Kamis 23 Juli 2020 masih tinggi

Kamis, 23 Juli 2020 | 22:39 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Positivity rate corona di Jakarta pada Kamis 23 Juli 2020 masih tinggi

ILUSTRASI. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Handayani Memberikan Daily Brief pada Kamis (6/5). Dari 5.631 tes PCR pada Rabu 22 Juli 2020 hasilnya 416 positif, berarti tingat positivity rate co

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini corona di Jakarta pada Kamis 23 Juli 2020. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari memaparkan, secara kumulatif pemeriksaan Polymerase chain reaction atau PCR corona di Jakarta sampai dengan 22 Juli 2020 sebanyak 486.218 sampel. 

Pada 22 Juli 2020, tes PCR yang dilakukan kepada 6.270 orang sebanyak 5.631 di antaranya bertujuan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru corona di Jakarta.

Hasilnya sebanyak 416 positif dinyatakan positif corona di Jakarta, dan 5.215 negatif. 

Dengan adanya tes kepada kasus baru corona di Jakarta 5.631 dan hasilnya sebanyak 416 positif, berarti tingat positivity rate secara harian corona di Jakarta masih cukup tinggi yakni mencapai 7,89%. 

Catatan secara minggua positivitny rate corona di Jakarta pekan lalu (13-19 Juli 2020) juga masih tinggi yangi sebesar 5,5% atau melebihi batas wajar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5%.

Selain itu, Dinas DKI Jakarta juga mencatat untuk pelaksanaan tes menggunakan metode rapid test untuk mendeteksi pasien corona di Jakarta, totalnya sebanyak 284.233 orang. Hasilnya persentase reaktif Covid-19 sebesar 3,5% dengan perincian 10.031 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 274.202 orang dinyatakan non-reaktif. 

Untuk kasus positif corona di Jakarta, telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Apabila hasilnya tetap positif maka pasien corona di Jakarta akan dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

SELANJUTNYA>>>

Editor: Syamsul Azhar


Terbaru