KONTAN.CO.ID - Masyarakat di Provinsi Lampung perlu mencermati perubahan kondisi atmosfer yang memengaruhi aktivitas luar ruangan pada pertengahan pekan ini.
Melansir data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dinamika cuaca di sejumlah wilayah Lampung menunjukkan variasi yang cukup kontras antara kondisi udara kabur hingga cerah pada Rabu (27/5).
Kondisi udara kabur yang diprediksi terjadi di pusat pemerintahan provinsi berpotensi memengaruhi jarak pandang, terutama pada pagi hari.
Baca Juga: Selamat Idul Adha 1447 H, Hari Ini Matahari Tepat Di Atas Ka'bah, Ini Cara Cek Kiblat
Bagi pelaku usaha logistik dan transportasi, situasi ini memerlukan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi saat melintasi jalur utama Sumatra.
Berikut adalah detail informasi cuaca untuk wilayah Lampung pada 27 Mei 2026:
Kota Bandar Lampung
- Kondisi: Udara Kabur
- Suhu: 24-28 derajat Celcius
- Kelembapan: 72-94%
Lampung Selatan
- Kondisi: Cerah
- Suhu: 26-29 derajat Celcius
- Kelembapan: 72-88%
Antisipasi Penurunan Jarak Pandang dan Suhu Hangat
Kondisi udara kabur di Kota Bandar Lampung dipicu oleh tingginya akumulasi uap air dan partikel kering di lapisan atmosfer bawah.
Tingkat kelembapan yang mencapai 94% dapat memicu pembentukan kabut tipis yang mengurangi visibilitas horizontal para pengendara di jalan raya.
Sementara itu, wilayah Lampung Selatan diuntungkan dengan kondisi cerah yang mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan di Bakauheni.
Tonton: KPK Bongkar Dugaan Mobil Operasional Bea Cukai dari Importir
Pergerakan logistik barang dan penyeberangan penumpang menuju Pulau Jawa diprediksi berjalan tanpa kendala cuaca yang berarti.
Tips Mengatasi Dampak Udara Kabur
Masyarakat yang beraktivitas di wilayah dengan kondisi udara kabur disarankan untuk mengambil langkah antisipasi sebagai berikut:
- Pengendara kendaraan bermotor wajib menyalakan lampu utama untuk meningkatkan visibilitas di jalan raya.
- Menjaga jarak aman antarkendaraan guna menghindari risiko kecelakaan beruntun akibat penurunan jarak pandang.
- Menggunakan masker saat berada di luar ruangan apabila udara kabur disertai dengan partikel debu yang tinggi.
- Mengonsumsi air putih secara teratur untuk menjaga hidrasi tubuh di tengah fluktuasi suhu udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News