KONTAN.CO.ID - Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diprediksi akan mengalami cuaca berawan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kondisi ini terpantau merata mulai dari pusat kota di Pulau Timor hingga kawasan ujung barat Pulau Flores yang menjadi magnet investasi pariwisata premium.
Bagi wisatawan dan pelaku usaha di sektor transportasi laut dan udara, prakiraan cuaca yang stabil sangat menentukan kelancaran arus barang dan jasa serta wisata.
Langit yang berawan tanpa gangguan memberikan kepastian jadwal bagi maskapai penerbangan yang melayani rute-rute antarpulau di wilayah NTT.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Papua: Waspada Hujan Ringan di Jayapura dan Sekitarnya
Prakiraan Cuaca di Kota Kupang
Kota Kupang sebagai gerbang utama ekonomi di wilayah selatan Indonesia diperkirakan akan dinaungi awan dengan suhu yang cukup hangat. Kondisi ini mendukung aktivitas perdagangan di pelabuhan dan pusat perbelanjaan lokal.
Berikut adalah detail prakiraan cuaca untuk Kota Kupang berdasarkan data resmi BMKG:
- Kondisi Cuaca: Berawan
- Rentang Suhu: 24-30 derajat Celcius
- Tingkat Kelembapan: 67-84%
Suhu maksimal yang mencapai 30 derajat Celcius menunjukkan bahwa meskipun berawan, intensitas panas tetap terasa pada siang hari. Kelembapan yang cukup tinggi menuntut perhatian ekstra pada sistem penyimpanan komoditas pangan agar tetap segar dan tidak mudah rusak.
Prakiraan Wilayah Manggarai Barat
Kawasan Manggarai Barat, yang terkenal dengan pariwisata di Labuan Bajo, diprediksi akan mengalami kondisi berawan dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Hal ini merupakan karakteristik umum wilayah pesisir yang dikelilingi perbukitan saat musim penghujan.
Melansir informasi dari BMKG, berikut adalah rincian cuaca untuk Manggarai Barat:
- Kondisi Cuaca: Berawan
- Rentang Suhu: 22-30 derajat Celcius
- Tingkat Kelembapan: 70-99%
Tonton: Menjelajah Jantung Kota Moskow di Akhir Tahun
Rentang suhu bawah mencapai 22 derajat Celcius pada malam hari menunjukkan suasana yang cukup dingin, sementara kelembapan hingga 99% menandakan saturasi uap air yang sangat tinggi di udara. Para penyelenggara wisata bahari disarankan untuk tetap waspada terhadap jarak pandang di laut meskipun hujan belum turun.
Mengutip laporan dari BMKG, kondisi cuaca di NTT dipengaruhi oleh tekanan udara di wilayah Australia yang berdampak pada pola angin di kepulauan sekitarnya. Informasi ini menjadi landasan penting bagi perencanaan perjalanan dan distribusi logistik di seluruh wilayah provinsi.
Ketahanan infrastruktur transportasi di NTT tetap teruji dengan kondisi cuaca yang moderat ini. Stabilitas cuaca diharapkan mampu mendorong performa ekonomi daerah melalui peningkatan angka kunjungan wisatawan dan kelancaran arus logistik antarpulau.
Selanjutnya: Yen Spikes with Intervention in Focus; Oil Rallies on Iran Fears
Menarik Dibaca: Asam Urat Kronis: Ini 2 Risiko Komplikasi Fatal yang Mengintai!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News