Jabodetabek

Pramono Tunggu Arahan dari Pemerintah Pusat Soal WFH Satu Hari Sepekan

Jumat, 27 Maret 2026 | 19:38 WIB
Pramono Tunggu Arahan dari Pemerintah Pusat Soal WFH Satu Hari Sepekan

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (DOK/Bank DKI)


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait rencana kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan. 

“Pertama untuk work from everywhere atau work from home, Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti sepenuhnya apa yang menjadi arahan pemerintah pusat. Saya tidak ingin mendahului,” ucap Pramono di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). 

Pramono menegaskan, bagi Pemprov DKI Jakarta, kebijakan tersebut bukan beban ataupun kendala. Namun, pihaknya tetap menunggu regulasi resmi sebelum menerapkannya. 

Baca Juga: Pramono Prediksi Ada 12.000 Pendatang Baru yang Masuk ke Jakarta Pasca Lebaran 2026

“Sehingga dengan demikian kami sedang menunggu apakah permen (peraturan menteri)-nya segera dikeluarkan untuk pengaturan itu,” lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta akan ditetapkan pada Maret 2026.

"Pokoknya akan ditetapkan bulan ini," kata Airlangga usai rapat bareng Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (27/3/2026). 

Meski demikian, Airlangga belum mengungkapkan tanggal pasti pemberlakuan kebijakan tersebut. Ia hanya menyebut pemerintah masih memiliki waktu beberapa hari sebelum pengumuman resmi dilakukan. 

“Bulan ini tinggal berapa hari kan, ya jadi masih ada waktu," singkat Airlangga. 

Pemerintah diketahui tengah mengkaji beberapa langkah untuk penghematan anggaran menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.

Sejumlah opsi penghematan yang direncanakan akan ditempuh pemerintah, yaitu dari penerapan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk penghematan konsumsi BBM.

Adapun kebijakan WFH bagi ASN dan pekerja swasta selama satu hari dalam sepekan disebut telah disetujui semua menteri dan tinggal menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Anak Betah Liburan! 5 Destinasi Seru Bandung untuk Lebaran 2026 Sebelum Masuk Sekolah

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/27/18353681/pramono-tunggu-instruksi-pusat-soal-wfh-satu-hari-sepekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru