kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,11   9,81   1.45%
  • EMAS918.000 0,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Rapid test, Pemprov DKI lebih utamakan warga yang kontak dengan pasien corona


Rabu, 25 Maret 2020 / 05:34 WIB
Rapid test, Pemprov DKI lebih utamakan warga yang kontak dengan pasien corona
ILUSTRASI. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan rapid test menggunakan 100.000 alat pemberian Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, Dinas Kesehatan akan mengutamakan warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 untuk menjalani rapid test tersebut. Sebab, alat rapid test yang tersedia saat ini tak sebanding dengan jumlah penduduk Jakarta. 

"Yang kami fokuskan adalah kasus kontak erat dengan kasus positif (Covid-19)," ujar Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI, Selasa (24/3/2020). 

Baca Juga: Rapid test di Bekasi dilaksanakan di tiga lokasi mulai besok

Selain itu, alat rapid test itu akan dibagikan ke fasilitas kesehatan di Jakarta. Faskes juga akan melakukan rapid test berdasarkan contact tracing, yakni memeriksa orang yang punya riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19. 

"Kami akan bagikan ke faskes, baik itu di rumah sakit maupun puskemas. Kita tahu bahwa satu kasus positif, kalau kami tracing kontak, bisa mempunyai hubungan dengan kasus positif itu banyak," kata Widyastuti. 

Baca Juga: Tes cepat virus corona akan diprioritaskan untuk kelompok ini

Tim Dinas Kesehatan saat ini sudah melakukan rapid test di Jakarta Selatan menggunakan 520 alat yang diberikan Kementerian Kesehatan. Namun, Widyastuti belum mendapatkan laporan hasil tes tersebut. 

Baca Juga: Kasus corona bertambah jadi 107 kasus, ini wilayah terdampak

"Hasil sedang diproses jumlah berapa positif dan negatif. Kemarin waktu di (Jakarta) Selatan, kami sebar ke puskemas-puskesmas, mereka karena bekerja, belum sempat buat laporan secara cepat," ucap dia. 

Per Selasa sore, ada 427 pasien positif covid-19 di Jakarta. Dari total pasien, ada 32 orang yang dinyatakan meninggal dunia, 23 orang sembuh. Kemudian, 266 pasien dirawat di rumah sakit dan 106 pasien melakukan isolasi mandiri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rapid Test, Pemprov DKI Utamakan Warga yang Kontak dengan Pasien Covid-19"
Penulis : Nursita Sari
Editor : Sabrina Asril




TERBARU

Close [X]
×