Jabodetabek

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Pembangunan MRT Fase 2A Mulai Senin (5/10), Catat Rutenya

Senin, 05 Oktober 2026 | 15:47 WIB
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Pembangunan MRT Fase 2A Mulai Senin (5/10), Catat Rutenya

ILUSTRASI. Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A segmen Harmoni-Mangga Besar berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.(KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Vina Elvira  | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A segmen Harmoni-Mangga Besar mulai berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung pekerjaan konstruksi Contract Package 202 (CP202) yang mencakup pembangunan Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar.

PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan, manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) telah dikoordinasikan dan mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Baca Juga: Cek Lokasi Nonton Bareng Final FIFA ASEAN CUP 2026 di Wilayah DIY dan Sekitarnya

“Rekayasa lalu lintas dilakukan di tiga area, yakni Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, dengan tahapan dan periode pelaksanaan yang berbeda,” ungkap Manajemen MRT Jakarta, dalam keterangannya, Senin (5/10). 

Di kawasan Harmoni, rekayasa lalu lintas berlangsung pada 12 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027.

Pada tahap 4.2 yang berlangsung 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027, lalu lintas dari arah Jalan Veteran, Jalan Majapahit, dan Jalan Suryopranoto menuju Kota melalui Jalan Gajah Mada atau jalur contraflow. Ruas tersebut terdiri atas dua lajur reguler dan satu lajur Transjakarta mix traffic.

Sementara itu, lalu lintas dari arah Kota menuju simpang Harmoni melalui Jalan Gajah Mada atau jalur contraflow. 

Selanjutnya, pada tahap 4.2A yang berlangsung 1 Februari 2027 hingga 31 Maret 2027, lalu lintas dari arah Kota menuju simpang Harmoni melalui Jalan Gajah Mada atau jalur contraflow. 

Rekayasa lalu lintas Sawah Besar

Rekayasa lalu lintas di kawasan Sawah Besar juga berlangsung pada 12 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027.

Pada tahap 3.4.1 yang berlangsung 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027, lalu lintas menuju Kota menggunakan Jalan Gajah Mada dengan dua lajur mix traffic bersama bus Transjakarta dan satu lajur melalui Jalan Hayam Wuruk.

Baca Juga: Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini 5 Oktober 2026, Ini 4 Lokasi Nobar di Surabaya

Sementara itu, lalu lintas dari arah Kota menuju Harmoni menggunakan Jalan Gajah Mada dengan tiga lajur mix traffic bersama Transjakarta. Adapun lalu lintas dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota menggunakan Jalan Gajah Mada sisi gedung.

Memasuki tahap 3.4.2 pada 1 Februari 2027 hingga 31 Maret 2027, lalu lintas menuju Kota tetap menggunakan Jalan Gajah Mada dengan dua lajur mix traffic bersama bus Transjakarta dan satu lajur melalui Jalan Hayam Wuruk.

Namun, lalu lintas dari arah Kota menuju Harmoni akan menggunakan Jalan Hayam Wuruk dengan tiga lajur mix traffic bersama Transjakarta. Sementara lalu lintas dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota akan menggunakan Jalan Gajah Mada sisi sungai.

Rekayasa lalu lintas Mangga Besar

Di kawasan Mangga Besar, rekayasa lalu lintas berlangsung lebih awal, yakni mulai 5 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027.

Pada tahap 4.1 yang berlangsung 5 Oktober 2026 hingga 31 Oktober 2026, lalu lintas menuju Kota menggunakan Jalan Gajah Mada dengan tiga lajur mix traffic bersama bus Transjakarta.

Sedangkan lalu lintas dari arah Kota menuju Harmoni menggunakan Jalan Gajah Mada satu lajur dan dua lajur mix traffic Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.

Pada periode tersebut, area pekerjaan berada di sisi utara Grand Paragon, tepatnya di sisi sungai.

Baca Juga: Kalender Jawa 5-11 Oktober 2026: Cek Weton dan Hari Baik Anda Pekan Ini

Selanjutnya, pada tahap 4.2 yang berlangsung 1 November 2026 hingga 4 Januari 2027, pengaturan lalu lintas masih menggunakan skema yang sama. Lalu lintas menuju Kota menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta.

Sementara lalu lintas dari arah Kota menuju Harmoni menggunakan satu lajur Jalan Gajah Mada dan dua lajur mix traffic Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta. Area pekerjaan tetap berada di sisi utara Grand Paragon di sisi sungai.

Memasuki tahap 4.3 pada 5 Januari 2027 hingga 31 Maret 2027, lalu lintas menuju Kota tetap menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama Transjakarta.

Adapun lalu lintas dari arah Kota menuju Harmoni akan menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.

“PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama SAJV memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi perhatian selama proses konstruksi berlangsung. Upaya tersebut dilakukan melalui pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, serta lampu penerangan jalan umum (PJU),” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru