Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Rencana pembangunan terowongan di jalan tol Padang-Pekanbaru masih dikaji

Minggu, 21 April 2019 / 09:59 WIB

Rencana pembangunan terowongan di jalan tol Padang-Pekanbaru masih dikaji
ILUSTRASI. Presiden Jokowi groundbreaking jalan tol Padang - Pekanbaru Tahap I

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih mematangkan rencana pembangunan terowongan di Tol Padang-Pekanbaru, guna mencari lokasi termasuk desain yang akan digunakan.

Semula, terowongan yang akan dibangun rencananya berada di wilayah Payakumbuh sepanjang 8,95 kilometer. Panjangnya terowongan tersebut, karena menembus kawasan Bukit Barisan. Namun, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengungkapkan, rencana tersebut masih dapat berubah.


"Bina Marga sekarang posisinya sedang mengkaji mengenai posisi terowongannya. Kan kalau dari sisi kita kan yang paling murah biayanya dan secara teknis memenuhi syarat," kata Danang menjawab Kompas.com, pekan lalu.

Menurut dia, dengan kajian ini, perubahan trase masih dapat terjadi. Hal itu pun bisa berdampak pada perubahan kebutuhan investasi yang harus dikeluarkan badan usaha. Secara keseluruhan, panjang ruas tol ini mencapai 255 kilometer dengan kebutuhan investasi yang ditaksir mencapai Rp 78 triliun.

Adapun untuk pembangunan terowongan akan menggunakan skema dukungan pemerintah berupa viability gap fund (VGF). "Kita masih belum bisa memfinalkan kebutuhan biayanya, tetapi begitu yang mau dikunci dulu kan VGF-nya dukungan konstruksi pemerintah. Begitu difinalkan baru kt ketahui kebutuhan investasi yang harus dikeluarkan badan usaha," tutur Danang.

Selain masalah terowongan, Danang menambahkan, pembebasan lahan juga turut menjadi persoalan dalam pembangunan jalan tol ini. "Kita pahami ada persoalan itu tanah ulayat. Dan itu menyebabkan kesepakatan untuk harga tanah tidak mudah," ucapnya.

Untuk diketahui, pembangunan Tol Padang-Pekanbaru telah dimulai sejak Februari 2018 lalu. Namun, pembangunannya terkendala persoalan pembebasan lahan. Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah membentuk tim kajian keberatan pengadaan tanah. (Dani Prabowo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masih Dikaji, Rencana Pembangunan Terowongan di Tol Padang-Pekanbaru"

 


Sumber : Kompas.com
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0823 || diagnostic_web = 0.3046

Close [X]
×