HOME

Respons Sultan HB X terkait operasi Densus 88 di DIY beberapa hari terakhir

Senin, 05 April 2021 | 16:58 WIB Sumber: Kompas.com
Respons Sultan HB X terkait operasi Densus 88 di DIY beberapa hari terakhir

ILUSTRASI. Respons Sultan HB X terkait operasi densus 88 di DIY beberapa hari terakhir

KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X (HB X) menyambut baik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang menggeledah beberapa tempat di daerahnya karena diduga terkait dengan kasus terorisme. 

Operasi yang digelar Densus 88 dianggap HB X akan membuat DIY senantiasa aman dan tenteram. 

"Kalau saya dengan ditangkapnya malah senang gitu, dalam arti kecenderungan-kecenderungan untuk terjadi sesuatu yang menimpa Yogya kan berkurang," kata Sri Sultan HB X saat ditemui di kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (5/4/2021). 

Soal identitas terduga teroris yang ditangkap, HB X mengaku belum tahu. Begitu pula soal asal orang tersebut. 

Baca Juga: Polisi menangkap lebih dari 30 terduga teroris terkait bom bunuh diri di Makassar

Dia hanya mengatakan, jika orang itu merupakan pendatang dan datang ke DIY untuk bersembunyi dari aparat karena dianggap aman untuk merencanakan teror, maka anggap itu salah.  "Ternyata juga ditangkap 'kan?" sebut HB X. 

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 menggeledah sebuah kantor di Jalan Suryodiningratan RT 30 RW 08, Kampung Kumendaman, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. 

Ketua RT 30 RW 08 Kampung Kumendaman, Setyo Karjono mengatakan, Densus 88 datang ke wilayahnya sekitar pukul 13.00 WIB. Penggeledahan itu selesai dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB. 

"Mereka ke sini memperkenalkan diri dari Densus 88, istilahnya kula nuwun (permisi) saat datang menggunakan pakaian bebas. Lalu saya diminta untuk melihat kegiatannya," kata Setyo saat ditemui di rumahnya, Minggu (4/4/2021). 

Baca Juga: Densus 88 menggeledah rumah terduga teroris di Ceper Klaten

Pada Jumat (2/4/2021), Densus 88 juga menggeledah pondok pesantren putri Ibnul Qayyim di Gandu, Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. 
Dari tempat itu, disita sejumlah barang, seperti laptop, satu set komputer, buku, busur, dan anak panah. Barang-barang itu diduga milik direktur pondok pesantren berinisial AM. (Wisang Seto Pangaribowo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Densus 88 Gelar Operasi di DIY, Sultan HB X: Saya Malah Senang"

Selanjutnya: Polisi kembangkan bom Bekasi ke Tasikmalaya

 

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru