Peristiwa

Ridwan Kamil siapkan Rp 10 triliun untuk penanganan corona di Jawa Barat

Rabu, 15 Juli 2020 | 13:45 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Ridwan Kamil siapkan Rp 10 triliun untuk penanganan corona di Jawa Barat

ILUSTRASI. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) melihat produksi pembuatan masker medis di PT Multi One Plus, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Kunjungan Gubernur tersebut untuk memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi keb

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 triliun untuk penanganan virus corona (Covid-19).Sebesar Rp 4 triliun telah dianggarkan untuk penanganan Covid-19.

Dari anggaran yang sudah tersedia senilai Rp 4 triliun tersebut, setengahnya dipastikan sudah terserap. "Mayoritas untuk bantuan sosial, bansos kita besar sekali," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Rabu (15/7).

Baca Juga: Pelaku usaha berharap kegiatan tetap lancar meski ada lonjakan kasus

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengaku telah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 6 triliun. Tambahan tersebut untuk kegiatan darurat kesehatan.

Sementara itu Ridwan Kamil juga memastikan telah melakukan program padat karya. Hal itu untuk memberikan pekerjaan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Kalau yang padat karya sudah kita mulai di desa-desa sudah mempekerjakan pengangguran sekitar 50.000 orang," terang Ridwan Kamil.

Sebelumnya berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri total realokasi dan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 74,15 triliun. Angka tersebut dibagi ke dalam 3 sektor.

Baca Juga: Ini denda bagi warga yang tidak mengenakan masker, berlaku mulai Senin 13 Juli 2020

Pertama untuk bantuan sektor kesehatan dalam penanganan Covid-19 sebesar Rp 29,14 triliun. Selain penanganan kesehatan, Covid-19 juga berdampak bagi sektor ekonomi.

Oleh karena itu terdapat anggaran untuk jaring pengaman sosial sebesar Rp 28,35 triliun. Penggunaan anggaran lainnya adalah untuk sektor penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 16,65 triliun.

 

Editor: Noverius Laoli


Terbaru