​Sebanyak 108 UMKM Binaan MIND ID Group Berhasil Naik Kelas

Kamis, 05 Desember 2024 | 21:32 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
​Sebanyak 108 UMKM Binaan MIND ID Group Berhasil Naik Kelas

ILUSTRASI. Gerai UMK binaan Grup MIND ID?yang tampil dalam pameran nasional yang digelar di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta pada 15 Januari 2024.


UMKM - JAKARTA. BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus berupaya meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhann Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanah Air lewat program pemberdayaan. Itu terutama ditunjukkan di wilayah operasionalnya.

Sepanjang tahun 2024, MIND ID telah berhasil mendorong 108 UMKM untuk naik kelas, memperkuat kontribusinya dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi di seluruh anggota holding MIND ID. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta akses ke pasar yang lebih luas.

“Sebagai bagian dari kontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat, MIND ID berkomitmen untuk memberdayakan UMKM agar dapat mengoptimalkan perannya dalam rantai pasok Grup MIND ID, naik kelas, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta menciptakan keberlanjutan,” ujar Heri dalam keterangannya, Kamis (5/12).

Baca Juga: Mendorong Pengembangan UMKM di Indonesia, Begini Langkah Garudafood

Heri mencontohkan, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) sukses membina Kopi Maju Jaya, usaha pengolahan kopi lokal di Bogor. Melalui pelatihan kualitas produk, digitalisasi pemasaran, dan fasilitasi akses pembiayaan, UMKM itu sukses menembus pasar nasional dengan peningkatan omset hingga 70% secara tahunan. 

Contoh lain, PT Timah Tbk sukses memberdayakan 20 UMKM di wilayah operasionalnya, salah satunya Kerupuk Ikan Delapan Rasa. Dengan dukungan berupa modernisasi alat produksi dan pelatihan manajemen usaha, produk UMKM tersebut kini sudah  dipasarkan ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Alhasil, Kerupuk Ikan Delapan Rasa sudah mencetak omset Rp 500 juta per tahun.

Sementara Inalum berhasil memberdayakan Li-Uli Craft, UMKM tenun wastra Batak Toba dari Desa Meat, Kabupaten Toba, yang dikelola oleh kelompok disabilitas. Produk Li-Uli Craft berhasil dipamerkan di Jamaika pada Mei 2024, memperkuat komitmen perusahaan dalam memperkenalkan produk budaya lokal ke pasar internasional.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga turut mendorong kesuksesan UMKM SIBA Rosella, produsen minuman kesehatan berbahan dasar rosella. Dengan dukungan PTBA, SIBA Rosella mampu mengikuti berbagai pameran berskala nasional, seperti Puncak Hari UMKM Nasional 2024 di Palembang, yang membantu memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Aroma Kopi Manglayang Sudah Sampai Pasar Santa

Heri menekankan pemberdayaan UMK ini tak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, memperkuat daya saing produk lokal, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia bilang, MIND ID Group menyakini bahwa pemberdayaan UMKM bukan hanya tentang mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. “Kami akan terus memperluas program binaan agar lebih banyak UMKM yang merasakan dampak positif.” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dina Hutauruk
Survei KG Media
Terbaru