Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.085
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Sri Sultan ingatkan pemerintah Jokowi agar tidak merusak situs budaya

Sabtu, 05 Januari 2019 / 11:50 WIB

Sri Sultan ingatkan pemerintah Jokowi agar tidak merusak situs budaya

KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Pemerintah Yogyakarta mengingatkan pemerintah pusat agar tidak merusak situs budaya saat membangun jalan tol yang melintasi kawasan Sleman Yogykarta. Hal itu dikatakan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jumat (1/4).

Sultan mengaku keberatan jika pembangunan tol Yogya-Solo nantinya akan melewati dan merusak situs budaya di sekitarnya. Apalagi, di kawasan Sleman timur banyak situs budaya yang wajib dipertahankan. 

“Usulan saya (tolnya) dibangun lewat ringroad yang sudah ada. Saya keberatan kalau merusak situs yang ada, seperti Prambanan,” ujar Sultan HB X saat ditemui di kompleks Kepatihan, Jumat (4/1). 

Sultan HB X menjelaskan, kemungkinan besar memang tol di kawasan tersebut akan dibangun melewati ringroad yang sudah ada. Sehingga, bangunan dan situs budaya tidak rusak atau tertabrak akibat pembangunan infrastruktur ini. “Apalagi, di kawasan itu banyak situs,” katanya.

Disinggung mengenai adanya beberapa perusahaan konstruksi yang merilis gambaran tol tersebut di media sosial namun sudah dihapus, Sultan HB X mengatakan pihaknya belum mengetahuinya.

Dia juga belum tahu bagaimana gambaran mengenai tol tersebut. “(Soal gambar) saya tidak tahu, wong belum ada yang ketemu saya,” jelasnya.

PT Adhi Karya (Persero) telah mengajukan prakarsa ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun Tol Yogyakarta-Solo. Saat ini lelang proyek tersebut tengah dipersiapkan pemerintah. 

Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto mengatakan pihaknya telah menghitung kebutuhan investasi yaitu sebesar Rp 19 triliun. Dia menjelaskan, yang membuat proyek tersebut mahal adalah karena ada 15 km tol yang dibuat melayang atau elevated.

Rencana pembangunan Tol Bawen Yogyakarta diperkirakan akan dimulai tahun 2020.  Perkembangan terakhir dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saat ini sudah memasuki tahap pembuatan trase jalan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, rencana pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta jalan terus. Jalan tol yang akan menghubungkan Semarang, DIY, dan daerah yang dilaluinya termasuk Magelang saat ini masih dalam tahap pembuatan trase jalan. Pembangunan diperkirakan baru akan dimulai tahun 2020 mendatang.

"Saat ini kami sedang membikin trasenya, setelah itu akan masuk ke Gubernur Jawa Tengah, untuk penetapan lokasinya. Baru setelah itu tender dilakukan, dilanjutkan pembebasan lahan.

Tahun 2019 mendatang, baru akan dilakukan penetapan lokasi, paling lama butuh waktu dua tahun lagi sebelum kita membangun," ujar Basuki. (Ais)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Pembangunan Tol Yogya-Solo, Sri Sultan : Saya Keberatan Kalau Rusak Situs yang Ada di Sekitarnya,


Sumber : TribunNews.com
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0033 || diagnostic_api_kanan = 0.0707 || diagnostic_web = 0.7666

Close [X]
×