Syarat ikut ujian SKD CASN 2021, peserta harus sudah vaksin dosis 1

Selasa, 14 September 2021 | 04:13 WIB Sumber: Kompas.com
Syarat ikut ujian SKD CASN 2021, peserta harus sudah vaksin dosis 1

ILUSTRASI. Syarat mengikuti ujian SKD kali ini, selain protokol kesehatan ketat, peserta harus sudah divaksin minimal dosis pertama. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.


KONTAN.CO.ID - SEMARANG. Dalam pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2021, ada yang berbeda. Syarat mengikuti ujian SKD kali ini, selain protokol kesehatan ketat, peserta harus sudah divaksin minimal dosis pertama. 

Peserta juga diwajibkan melakukan tes swab PCR maksimal 2 x 24 jam atau 1 x 24 jam untuk antigen yang menyatakan hasil negatif. 

Selain itu, peserta juga harus dalam keadaan sehat yang dibuktikan dengan mengisi formulir deklarasi pernyataan sehat. 

Kepala Kantor Regional I BKN Anjaswari Dewi mengatakan ada tambahan persyaratan peserta ujian SKD CASN pada masa pandemi tahun ini.

Baca Juga: Syarat lolos PPPK 2021, penuhi passing grade berikut

"Syarat yang beda karena masih pandemi Covid-19 ada tambahan persyaratan. Kalau sebelumnya kita hanya meminta kartu peserta, identitas diri seperti KTP sekarang ada tambahan syarat peserta harus negatif dari hasil antigen atau PCR, harus sudah vaksin minimal dosis pertama dan mengisi formulir deklarasi sehat," katanya usai meninjau persiapan ujian SKD CASN di Udinus Semarang, Senin (13/9/2021). 

Dewi menjelaskan apabila ada peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung melaporkan ke instansi penyelenggara sehingga akan dilakukan penjadwalan ulang. 

"Kalau positif akan dijadwalkan ulang jadi peserta melapor pada instansi penyelenggara kemudian akan menyampaikan ke Kepala BKN pusat, Deputi Bidang Sistem Informasi untuk dijadwalkan ulang biasanya di ending dari kegiatan seleksi ini," ujarnya. 

Baca Juga: Catat! Ini daftar 15 tilok Mandiri BKN untuk tes SKD CPNS 2021

Dewi mewanti-wanti kepada seluruh peserta agar tidak mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan kelolosan masuk CPNS. 

"Seleksi sifatnya objektif, transparan, akuntabel, bebas KKN dan bebas biaya. Oleh karena itu saya selalu wanti-wanti kepada peserta maupun keluarga masyarakat jangan percaya pada oknum-oknum yang katanya mengaku bisa meloloskan CPNS. Karena menjadi CPNS tergantung dari kemampuan masing-masing peserta. Maka diharapkan peserta belajar sungguh-sungguh, belajar serius, tunjukan kemampuan maksimal Insya Allah hasilnya maksimal," ucapnya.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru