Peristiwa

Tempat tidur isolasi di RS rujukan di Jakarta sisa 25%, ruang ICU sisa 17%

Rabu, 16 September 2020 | 05:53 WIB Sumber: Kompas.com
Tempat tidur isolasi di RS rujukan di Jakarta sisa 25%, ruang ICU sisa 17%

ILUSTRASI. Informasi terkini, kapasitas rumah sakit di Ibu Kota telah terisi lebih dari 75% oleh pasien Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ini adalah kondisi terkini terkait fasilitas rumah sakit yang ditujukan khusus bagi penanganan kasus corona. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, kapasitas rumah sakit di Ibu Kota telah terisi lebih dari 75% oleh pasien Covid-19. 

Berdasarkan data Dinkes DKI hingga 13 September 2020, tersedia 4.254 tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 di 67 rumah sakit rujukan. Hanya tersisa 25% dari total tempat tidur isolasi yang masih belum digunakan. 

"Persentase keterpakaiannya (tempat tidur isolasi) sebesar 75%," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020). 

Sementara itu, tersedia 594 tempat tidur ICU untuk pasien Covid-19 di 67 rumah sakit rujukan. "Persentase keterpakaiannya sebesar 83% (sisa 17% tempat tidur ICU)," ucap Dwi. 

Untuk memenuhi kekurangan tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyediakan tower lima Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Kemayoran yang bisa menampung 2.000 orang.

Baca Juga: 1.641 Pasien positif Covid-19 masih dirawat di RS Wisma Atlet hingga Selasa (15/9)

Meskipun demikian, kapasitas pasien di tower lima apabila digabung dengan tower empat masih tidak dapat menampung pasien aktif Covid-19 di Ibu Kota. Pasalnya hingga hari ini, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta adalah 56.953 orang. 

Sebanyak 43.306 orang dinyatakan telah sembuh, 1.468 orang meninggal dunia, dan 12.179 orang masih dirawat atau harus isolasi mandiri. 

Baca Juga: Ketua Satgas Penanganan Covid 19: Ruang ICU penuh karena ruangan tak dimaksimalkan

Hingga Senin kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang lokasi hotel untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19. Pasalnya, kata Anies, pemerintah pusat kini masih mendata hotel-hotel yang akan dijadikan isolasi mandiri pasien Covid-19. 

"Pemerintah melalui gugus tugas nasional sekarang menyiapkan hotel-hotel yang nantinya akan digunakan untuk tempat isolasi juga, selain di (RSD) Wisma Atlet. Tapi, kami menunggu sampai detil perinciannya ada, kalau sudah (ada) baru nanti kami umumkan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tempat Tidur Isolasi di RS Rujukan di Jakarta Tersisa 25 Persen, Ruang ICU Tersisa 17 Persen"
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Ambaranie Nadia Kemala Movanita

 

Selanjutnya: Pemerintah siapkan hotel untuk tambah fasilitas isolasi pasien Covid-19

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


Terbaru