KONTAN.CO.ID - Jakarta. Terjadi ledakan dan kebakaran besar di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (1/4/2026) malam. Insiden ini menyebabkan api merembet ke permukiman warga dengan area terdampak mencapai ratusan meter. Setidaknya 12 orang menderita luka bakar akibat ledakan tersebut.
Ledakan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.49 WIB. Warga sekitar menyebut suara ledakan sangat keras hingga menyerupai bom dan langsung diikuti kobaran api besar yang cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
“Ledakannya seperti bom,” ujar Ahmad (49), warga setempat. Ia mengatakan, setelah ledakan terjadi, warga langsung panik karena api dengan cepat membesar dan menyebar dari area SPBE.
Kebakaran ini tidak hanya melahap area SPBE, tetapi juga merusak permukiman warga di sekitarnya. Puluhan rumah yang berada tepat di seberang lokasi, dengan jarak hanya sekitar satu meter, ikut terbakar. Selain itu, sejumlah toko di kawasan tersebut juga dilaporkan terdampak.
Besarnya kobaran api yang disertai ledakan membuat atap rumah warga beterbangan hingga ke badan jalan. Dinding bangunan tampak menghitam akibat paparan api, sementara puing-puing berserakan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Resmi! Ini Aturan WFH ASN Jakarta April 2026: Cek yang Boleh dan Tidak?
Korban Kebakaran
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa jumlah korban luka dalam kejadian ini mencapai 12 orang. Seluruh korban mengalami luka bakar serius, bahkan sebagian di antaranya mencapai 60 hingga 70 persen.
“Korban luka bakar mencapai 60–70 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Kusumo pada Kamis (2/4/2026).
Para korban terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE yang berada di lokasi saat kejadian. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan lanjutan terkait korban maupun kerugian.
Selain dampak kebakaran, warga dan petugas juga menghadapi kondisi udara yang tidak sehat. Bau menyengat yang diduga berasal dari gas dan material terbakar menyebabkan gangguan pernapasan di sekitar lokasi.
Tonton: Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tidak Naik, Ini Rincian Harga Pertalite, Pertamax Cs
Kabel listrik di area kejadian terlihat putus dan hangus terbakar, menyebabkan aliran listrik padam dan memperparah situasi saat proses evakuasi dan pemadaman.
Polisi bersama instansi terkait berencana mendirikan posko darurat untuk menangani dampak pascakebakaran. Posko ini akan difungsikan untuk pendataan korban, penanganan pengungsi, serta penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.
Petugas juga masih melakukan proses pendinginan guna mencegah api kembali menyala. Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran dan ledakan SPBE Cimuning masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/01/23072811/spbe-meledak-di-cimuning-bekasi-api-membakar-permukiman-warga.
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/02/01414651/update-kebakaran-spbe-cimuning-bekasi-12-orang-luka-bakar-serius-polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News