Teten dukung inovasi koperasi dan UMKM berbasis ekonomi kreatif di Klungkung

Selasa, 08 Juni 2021 | 16:16 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Teten dukung inovasi koperasi dan UMKM berbasis ekonomi kreatif di Klungkung

Menteri Koprasi dan UKM Teten Masduki melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Klungkung. Teten mendukung inovasi yang dilakukan Bupati Klungkung, I Nyoman Swirta dalam Pengembangan Koprasi dan UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif, Selasa (08/06/21)

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Inovasi yang dilakukan Kabupaten Klungkung, Bali untuk mengembangkan koperasi dan UMKM berbasis ekonomi kreatif diapresiasi Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Klungkung pada Selasa (08/06) Teten menyampaikan Apresiasi dan dukungannya kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam pemberdayaan koperasi dan UKM, khususnya yang berbasis ekonomi kreatif. Sekarang kita bangun koperasi modern. Maksudnya adalah koperasi bisa menjadi agen untuk mengkonsolidasi dan mengagregasi usaha-usaha mikro,” ujar Teten dalam siaran pers, Selasa (8/6).

Tidak hanya apresiasi, Pemkab Klungkung juga mendapatkan dukungan untuk pembangunan dan pengembangan koperasi serta UMKM. Teten Masduki menyampaikan akan memberi bantuan untuk melakukan digitalisasi Kain Endek, agar marketnya lebih luas dan besar.

Baca Juga: Kemenperin dukung IKM tekstil bangkit dan tingkatkan kinerja

"Kami sekarang sudah menyiapkan ekosistem, berbagai perizinan sekarang kita permudah melalui UU Cipta Kerja. Kedua, ekosistem dari segi pembiayaan. Tahun ini Pembiayaan Usaha Rakyat (PUR) sudah kita naikkan menjadi 253 triliun dengan bunga 3% sampai akhir tahun. Kemudian dari market demand (permintaan pasar) nya juga sudah kita bangun. Akses pasarnya dimana 40% belanja pemerintah sekarang harus menyerap  produk UMKM dengan nilai sekitar 460 triliun per tahun. Begitu juga pasar digital BUMN," pungkasnya.

Konsep lain yang ditawarkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia tersebut yaitu rantai pasok. Teten menjelaskan bahwa UMKM harus terintegarsi dengan industri. Oleh karena itu, menurut Teten apa yang sudah dilakukan Bupati Klungkung sudah tepat untuk menjalin kerja sama dengan anak-anak muda yang melakukan bisnis berbasis ekonomi kreatif.

Kabupaten Klungkung memiliki berbagai macam produk lokal unggulan, di antaranya yaitu Kain Tenun Rangrang, Kain Endek, logam, gong Bali berasal dari Desa Wisata Desa Tihingan, Kain Tenun Songket, wayang klasik, garam beryodium (Uyah Kusamba) dan beras lokal.

Baca Juga: Percepat UMKM JABAR Go Digital, Pemprov Jabar Gandeng Shopee Bangun Shopee Center

Editor: Noverius Laoli
Terbaru