Tingkat positivity rate Covid-19 di Jakarta turun, apa kata Anies Baswedan?

Minggu, 25 Juli 2021 | 14:12 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Tingkat positivity rate Covid-19 di Jakarta turun, apa kata Anies Baswedan?

ILUSTRASI. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan tingkat keterisian IGD rumah sakit dan positivity rate Covid-19 di Jakarta mulai turun.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rasio kasus positif virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta menurun. Namun, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa DKI Jakarta telah melewati masa puncak Covid-19.

Terakhir, pada 24 Juli 2021 lalu, angka rasio kasus positif di Jakarta sebesar 24%. Padahal pada pertengahan Juli lalu, rasio kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 43%.

"Ada tren positivity rate yang menurun. Apakah ini akan terus, kita harus lihat nanti," ujar Anies dalam acara vaksinasi bersama Kadin Indonesia dan TNI-Polri, Minggu (25/7).

Baca Juga: Gubernur Anies: Hanya 0,01% orang terpapar Covid-19 setelah divaksin lengkap

Anies meyakini, penurunan rasio kasus positif Covid-19 tersebut bukan disebabkan menurunnya angka pengetesan. Anies bilang, angka pengetesan di DKI Jakarta telah melampaui standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain rasio kasus positif, bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyebut, tingkat  keterisian IGD di DKI Jakarta telah menurun. Namun, ia tak ngin menyimpulkan sebagai kondisi yang telah mengakhiri puncak pandemi Covid-19 di Jakarta.

"Jangan kita buru-buru menyimpulkan karena ini berbeda dengan aliran lalu lintas," ujar Anies.

Anies menyebut, prediksi perkembangan kasus Covid-19 tak bisa dilihat dari pergerakan harian. Oleh karena itu, butuh waktu dalam menghitung puncak pandemi Covid-19 tersebut.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka penambahan kasus positif di Jakarta sebanyak 8.360 kasus pada Sabtu (24/7). Sementara itu terdapat 14.612 tambahan kasus sembuh dan 151 tambahan kasus meninggal dunia.

 

Selanjutnya: UPDATE vaksinasi corona di Jakarta Sabtu (24/7) catat 179.490 orang, total 6,98 juta

 

Editor: Khomarul Hidayat
Terbaru