HOME

Tingkatkan produksi pertanian, Polbangtan Kementan bekali mahasiswa dan alumni

Jumat, 11 Juni 2021 | 10:37 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Tingkatkan produksi pertanian, Polbangtan Kementan bekali mahasiswa dan alumni

ILUSTRASI. Petani memanen padinya di area persawahan Pattalassang, Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/6/2019). Tingkatkan produksi pertanian, Polbangtan Kementan bekali mahasiswa dan alumni.


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menerapkan proses pembelajaran praktik langsung kepada Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian dengan menugaskan mahasiswa turun langsung ke lapangan mendampingi petani dan penyuluh guna membantu meningkatkan produksi pangan. 

Menyiapkan hal tersebut Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementan yang berada di Yogyakarta-Magelang melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk mahasiswa dan alumni peserta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan serempak di tiga Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Boyolali yaitu BPP Ngemplak, BPP Nogosari, dan BPP Teras.

Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi telah memerintahkan tujuh Polbangtan yang salah satunya yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) untuk menurunkan mahasiswanya mendampingi Kostratani (BPP)/ Gapoktan/ Kelompok Tani di wilayahnya masing-masing. 

"Melalui pendampingan Mahasiswa Polbangtan di Kostratani BPP maupun Gapoktan atau kelompok tani diharapkan dapat menjadi bagian solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh petani," ujar Dedi dalam siaran pers, Jumat (11/6).

Baca Juga: Pemanfaatan Digital di Pertanian

Sementara Direktur Polbangan Yoma Bambang Sudarmanto menjelaskan bahwa kegiatan penerjunan langsung mahasiswa ke lapangan juga merupakan salah satu pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

"Mahasiswa selain melakukan kuliah daring, juga harus langsung terjun ke lapangan membantu petani, agar mereka tahu kondisi riil di lapangan. Tidak hanya paham teori saja," jelas Bambang.

Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Trainging of Trainer (ToT) yang diselenggarakan pada hari sebelumnya. Diikuti sebanyak 30 mahasiswa semester 6 dari Program Studi Agronomi Hortikultura (AH), Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB), dan Teknologi Benih (TB). 

Nantinya mereka akan dibagi menjadi 3 kelompok dengan anggota masing-masing 10 orang untuk ditempatkan di 3 lokasi berbeda.

Endah Puspitojati selaku ketua Jurusan Pertanian menerangkan bahwa pada kesempatan tersebut mahasiswa dibekali materi klasikal dan materi praktik lapang. Materi disampaikan Fasilitator Bimtek yang terdiri dari 6 Dosen Pendamping yang sudah mendapat TOT berkolaborasi dengan penyuluh setempat dan petani di wilayah masing-masing.

Selanjutnya: Kementan usul 3 skema subsidi pupuk

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru