Tips Merawat Kambing Saat Cuaca Panas agar Tetap Sehat dan Produktif

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:20 WIB
Tips Merawat Kambing Saat Cuaca Panas agar Tetap Sehat dan Produktif

ILUSTRASI. Peternakan kambing (KONTAN/Dina Mirayanti)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Silakan simak cara merawat kambing di cuaca panas agar ternak tetap sehat dan produktif.

Cuaca panas yang sedang melanda Indonesia saat ini dapat memengaruhi kondisi kambing, terutama jika suhu lingkungan terlalu tinggi dalam waktu yang cukup lama.

Kambing yang mengalami stres panas dapat mengalami penurunan nafsu makan, lebih banyak minum, dan menjadi kurang aktif.

Kala dibiarkan, kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan dan produktivitas ternak.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar kambing tetap sehat dan produktif saat cuaca panas.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Kambing Betina Sedang Birahi Sebelum Dikawinkan

Pastikan Kambing Mendapat Cukup Air

Sama seperti manusia, air minum menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan ketika suhu lingkungan meningkat.

Kambing harus memiliki akses terhadap air bersih sepanjang hari. Tempat minum juga perlu diperiksa secara rutin agar tidak tercemar kotoran atau menjadi terlalu kotor.

Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian mencantumkan air minum sebagai salah satu kebutuhan penting dalam pemeliharaan kambing dan menyarankan agar air tersedia sepanjang hari.

Saat cuaca panas, kebutuhan air dapat meningkat karena kambing kehilangan lebih banyak cairan dari tubuh.

Baca Juga: 6 Penyebab Kambing Sulit Gemuk, Bukan Cuma karena Kurang Pakan

Buat Kandang Tetap Teduh dan Tidak Pengap

Kandang kambing yang baik dalam kondisi ini harus mampu melindungi kambing dari paparan sinar matahari secara langsung.

Selain teduh, pastikan sirkulasi udara di dalam kandang berjalan dengan baik. Kandang yang terlalu tertutup dapat membuat panas terperangkap dan membuat kambing semakin tidak nyaman.

Anda dapat menggunakan atap atau peneduh yang cukup untuk mengurangi paparan matahari, terutama pada siang hari.

Kandang juga sebaiknya tidak terlalu lembap karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Hindari Kandang Terlalu Padat

Kandang yang terlalu padat membuat ruang gerak terbatas dan sirkulasi udara menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut dapat memperburuk stres panas ketika suhu lingkungan meningkat.

Pastikan setiap kambing memiliki ruang yang cukup untuk bergerak dan beristirahat.

Jika memungkinkan, kepadatan ternak juga perlu disesuaikan dengan ukuran kandang dan kondisi lingkungan.

Baca Juga: 6 Jenis Rumput Pakan Kambing yang Bagus dan Mudah Ditemukan

Perhatikan Pakan yang Diberikan

Cuaca panas dapat membuat nafsu makan kambing menurun. Karena itu, kualitas dan ketersediaan pakan perlu tetap dijaga.

Jangan memberikan hijauan yang sudah layu, membusuk, berjamur, atau tercemar.

Kementan juga mengingatkan peternak untuk menyiapkan cadangan pakan ketika menghadapi kondisi kemarau karena ketersediaan hijauan dapat ikut terdampak.

Pemberian pakan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Peternak bisa memberikan pakan pada pagi atau sore hari ketika suhu tidak terlalu tinggi.

Kurangi Aktivitas Saat Suhu Sedang Tinggi

Kambing sebaiknya tidak terlalu banyak melakukan aktivitas ketika suhu sedang tinggi.

Jika kambing perlu dipindahkan, diperiksa, atau dilakukan penanganan tertentu, pilih waktu pagi atau sore hari.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi beban panas yang diterima tubuh kambing.

Anda juga sebaiknya menghindari tindakan yang dapat membuat kambing stres pada saat cuaca sangat panas.

Baca Juga: Panduan Ternak Domba Pedaging untuk Kurban, Bisa Dimulai dari Sekarang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru