KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bakal terus memperluas jangkauan layanan lintas wilayah serta mempercepat transisi ke energi hijau. Ini setelah melihat pertumbuhan positif penumpang di rute Transjabodetabek S61 yang menghubungkan Alam Sutera dan Blok M yang telah berusia satu tahun.
Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan mencatat hingga awal 2026, volume pelanggan Transjakarta mencapai 1,4 juta perjalanan pelanggan per hari. Sementara, layanan Transjakarta telah menjangkau 92,4% wilayah Jakarta per Februari 2026.
Baca Juga: Catat, Hari Jumat 24 April, Tarif Transjakarta MRT dan LRT Hanya Rp 1
“Adapun total pelanggan Transjakarta mencapai 413 juta orang sepanjang 2025, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkapnya dalam keterangan, Senin (27/4).
Fadly menjelaskan, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kota rendah emisi, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru di tahun 2026.
Baca Juga: Transjabodetabek Cawang–Jababeka Resmi Beroperasi, Tarif Mulai Rp 2.000
“Penambahan unit bus listrik inimenggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit,” ucapnya.
Ia menambahkan, upaya ini merupakan peta jalan besar Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan target elektrifikasi armada yang ambisius. Target tahun 2027, 50% dari total armada berbasis listrik. Adapun target pada tahun 2030, 100% atau hingga 10.047 elektrifikasi seluruh armada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News