CLOSE [X]

UPDATE corona di Jakarta Minggu (22/8) positif 702, sembuh 1102, meninggal 28

Minggu, 22 Agustus 2021 | 17:44 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
UPDATE corona di Jakarta Minggu (22/8) positif 702, sembuh 1102, meninggal 28

ILUSTRASI. Tenaga kesehatan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-76 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/8/2021). UPDATE corona di Jakarta Minggu (22/8) positif 702, sembuh 110, meningal 28. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Pool/wsj.


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Jumlah kasus positif corona di Jakarta masih terus bertambah meskipun penambahan kasus dalam tren menurun.

Kementerian Kesehatan mengumumkan update pasien positif corona di Jakarta pada Minggu (22/8) sebanyak 702 orang.

Pasien positif corona di Jakarta ini turun dibandingkan dengan Sabtu 21 Agustus 2021 mencapai 891 orang.

Baca Juga: BOR Rumah sakit corona di 17 provinsi masih di atas 40% pada Sabtu (21/8)

Sementara jumlah pasien sembuh pada Minggu (22/8) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kasus baru yakni sebanyak 1.102 orang pasien.

Angka kesembuhan pasien corona di Jakarta pada hari ini lebih baik dibandingkan dengan Sabtu (21/8) kemarin yang mencapai 915 orang.

Sedangkan jumlah pasien corona di Jakarta yang meninggal dunia kembali mengalami peningkatan pada Minggu (22/8) sebanyak 28 orang.

Baca Juga: Kematian pasien corona di Indonesia sudah turun 17% sepekan, masih tertinggi di dunia

Angka kematian ini berlipat jika dibandingkan dengan  jumlah kematian pasien corona di Jakarta pada Sabtu (21/8) mencapai 13 orang,

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi corona di Jakarta. Seiring dengan menerapkan testing tracing dan treatment (3T),  vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. 

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar pandemi corona di Jakarta segera berakhir.

Mengingat, vaksinasi corona di Jakarta saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. 

SELANJUTNYA>>>

Hal ini terlihat dari kasus positif corona di Jakarta yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan.  

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia berdasarkan data pada Sabtu (21/8), Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR corona di Jakarta sebanyak 18.614 spesimen. 

Dari jumlah tes corona di Jakarta tersebut, sebanyak 14.518 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 891 positif dan 13.627 negatif. 

Baca Juga: UPDATE BOR Rumah sakit corona Indonesia Sabtu (21/8) turun jadi 35% secara nasional

Selain itu, fasilitas kesehatan di Jakarta juga melakukan pula tes antigen corona di Jakarta pada Sabtu (21/8) ini sebanyak 12.590 orang dites, dengan hasil 156 positif dan 12.434 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk tes corona di Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

"Target tes corona di Jakarta ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 84.132 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 532.840 per sejuta penduduk," kata Dwi.

Adapun jumlah kasus aktif corona di Jakarta turun sejumlah 44 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari sabtu (21/8) ini sebanyak 8.764 (orang yang masih dirawat/ isolasi). 

Baca Juga: Realisasi vaksinasi corona di Jakarta Sabtu (21/8) dosis 1 sudah 104,2% dari target

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total corona di Jakarta sampai hari ini sebanyak 845.230 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif corona di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif corona di Jakarta, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 823.314 dengan tingkat kesembuhan 97,4%, 

Sementara sebanyak total 13.152 orang pasien corona di Jakarta dinyatakan meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,2%.

SELANJUTNYA>>>

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif corona di Jakarta sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

  • Realisasi program vaksinasi corona di Jakarta terus bertambah 

Hingga akhir pekan ini, Sabtu (21/8) Realisasi program vaksinasi corona di Jakarta untuk penyuntikan dosis pertama sudah mencapai 9.319.191 orang.

Realisasi vaksinasi corona di Jakarta penyuntikan dosis pertama ini setara dengan 104,2% dari target yang ingin dicapai oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, 22 Agustus: Tambah 12.408 kasus baru, tetap jaga jarak

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, terdapat penyesuaian data target vaksinasi di DKI Jakarta yang totalnya menjadi 8.941.211 orang.

Dwi menyebutkan realisasi proses vaksinasi corona di Jakarta hingga saat ini juga masih terus berlangsung. 

Misalnya pada realisasi vaksinasi corona di Jakarta untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.319.191 orang atau 104,2% dari target populasi

Dwi menyebut realisasi vaksinasi corona di Jakarta untuk jumlah harian yang divaksin dosis 1 pada Sabtu (21/8)  sebanyak 34.136 orang. 

Baca Juga: Corona di Jakarta mulai turun Sabtu (21/8), positif 891, sembuh 915, meninggal 13

Sedangkan, realisasi vaksinasi corona di Jakarta total dosis 2 kini mencapai 4.762.907 orang atau 53,3% dari target populasi, dengan jumlah vaksinasi corona di Jakarta secara harian untuk penerima vaksin dosis 2 hari Sabtu (21/8) ini sebanyak 83.463 orang. 

Lebih lanjut Dwi menyampaikan realisasi vaksinasi corona di Jakarta dengan pencapaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 78% dan untuk dosis 2 sebanyak 35,7%. 

SELANJUTNYA>>>

Sedangkan realisasi vaksinasi corona di Jakarta bagi warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 110,3% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 53,2%. 

Sementara realisasi vaksinasi corona di Jakarta pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,5% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 72,8%. 

Dwi juga mnyebutkan realisasi vaksinasi corona di Jakarta dalam program vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 188.334 orang dan dosis 2 sebanyak 142.517 orang.

Baca Juga: Tren kasus aktif corona di Indonesia lambat menurun, masih setara awal Juli 2021

Meskipun pelaksanaan vaksinasi corona di Jakarta sudah melampaui target 100% Pemprov DKI Jakarta terus menyarankan, untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. 

Sebab menurut catatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sekitar 3,7 juta orang yang sudah mengikuti program vaksinasi corona di Jakarta, adalah warga dari luar DKI Jakarta.

Mereka yang mengikuti vaksinasi corona di Jakarta sebagian adalah penduduk yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta, tetapi bekerja di DKI Jakarta.

Baca Juga: Harga tes PCR turun, belum mampu mendongkrak tes PCR corona dalam sepekan terakhir

Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyarankan warga untuk mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. 

Dengan mendaftar vaksinasi corona di Jakarta secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi corona di Jakarta warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan “vaksin COVID-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Baca Juga: Tes corona di Indonesia masih sangat rendah, nomor 17 di dunia, ini datanya

Adapun kategori warga 18+ yang dapat mengikuti program vaksinasi corona di Jakarta  adalah:
- Warga ber-KTP DKI Jakarta,
- Warga ber-KTP dari luar DKI Jakarta, tetapi berdomisili di DKI Jakarta (membawa keterangan domisili diperoleh dari petugas RT, tidak harus dari ketua RT),
- Pekerja di DKI Jakarta yang ber-KTP dari luar DKI Jakarta (membawa keterangan dari tempat kerja).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar

Terbaru