Jabodetabek

UPDATE corona di Jakarta Sabtu 25 Juli, positif 18.623, sembuh 11.725, meninggal 768

Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:51 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
UPDATE corona di Jakarta Sabtu 25 Juli, positif 18.623, sembuh 11.725, meninggal 768

ILUSTRASI. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Fify Mulyani, memberikan update kasus corona DKI Jakarta Kamis (11/6). UPDATE corona di Jakarta Sabtu 25 Juli, positif 18.623, sembuh 11.725, meninggal 768 orang.

Fify juga menjelaskan, secara kumulatif, pemeriksaan PCR corona di Jakarta sampai dengan 24 Juli 2020 sebanyak 510.518 sampel.

Pada 24 Juli 2020, dilakukan tes PCR corona di Jakarta pada 5.850 orang. Sebanyak 4.974 di antaranya tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 393 positif dan 4.581 negatif. 

Artinya tingkat positivity rate atau tingkat hasil positif dari total pengetesan corona di Jakarta secara harian sebesar 7,9%. Angka ini masih jauh di atas ambang batas normal yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni sebesar 5% saja.

Selain itu, untuk rapid test, totalnya sebanyak 294.310 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase reaktif Covid-19 sebesar 3,5%.  

Perinciannya sebanyak 10.428 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 283.882 orang dinyatakan non-reaktif. 

Untuk kasus positif corona di Jakarta telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. 

Apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau Rumah Sakit atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Mengingat 55% dari pasien positif yang ditemukan adalah orang tanpa gejala, untuk itu, Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap melakukan protokol 3M Lawan COVID, yaitu:

  • • Memakai masker dengan benar;
  • • Menjaga jarak aman 1-2 meter;
  • • Mencuci tangan sesering mungkin.

Selain itu, guna mencegah penyebaran corona di Jakarta DKI Jakarta juga tetap mengimbau masyarakat agar menjaga protokol Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dengan menjaga kapasitas ruangan 50% dan pastikan keluar rumah dalam kondisi sehat. 

Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mall, objek wisata, dan pasar.

"Covid-19 masih ada di sekitar kita, maka kita perlu terus waspada dengan saling mengingatkan kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita untuk tetap melakukan protokol 3M lawan COVID," imbau Fify.

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Syamsul Azhar


Terbaru