Ia menjelaskan dan update kasus Korona DKI Jakarta, Rabu 6 Mei 2020 di Balai Kota Jakarta menyampaikan, secara umum total pasien yang terverifikasi positif terinfeksi virus corona Covid-19 di wilayah provinsi DKI Jakarta per 6 Mei 2020 sebanyak 4.709 kasus.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (1/5) meminta warga tidak mengendorkan disiplin menjalankan aturan di Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), meskipun ada tren penurunan kasus baru di DKI Jakarta.
Sebab, "DKI Jakarta belum merdeka dari virus corona Covid-19, jangan kendor," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dari pasien positif virus corona covid-19 tersebut, sebanyak 2195 menjalani perawatan di Rumah Sakit, sementara 1381 menjalani perawatan mandiri atawa self isolation.
Baca Juga: Daya beli ambruk, ekonomi makin terpuruk
Sementara dari jumlah pasien positif virus corona Covid-19 yang meninggal dunia pada hari Rabu (6/5) sebanyak 420 orang atau bertambah 6 orang dibandingkan dengan Selasa (4/5).
Secara persentase tingkat kematian dari kasus pasien virus corona Covid-19 di wilayah Provinsi DKI jakarta mencapai 8,9 %.
Baca Juga: Sah, Perpu Nomor 1/ 2020 disepakati menjadi Undang-Undang
Sementara jumlah pasien yang sembuh alias sudah dinyatakan negatif per Senin (4/5) sebanyak 713 pasien. Bertambah jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya sebanyak 711 pasien.
Angka ini berarti tingkat kesembuhan pasien virus corona Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 15,14 %.
Baca Juga: Ingat ya, pada Mei-Oktober pelanggan UKM ini enggak perlu bayar listrik
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga mencatat, sebanyak 1034 Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang masih menjalani perawatan.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang menjalani proses pemantauan jumlanya mencapai 234 orang.
DKI Jakarta juga telah melakukan rapid test terhadap warga sebanyak 82269 orang. Dari jumlah itu yang ditemukan kasus positif sebanyak 3117 pasien atau setara dengan 4%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News