Wagub Bali: IMF Bali Nusra 2022 Bagian dari Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Wagub Bali: IMF Bali Nusra 2022 Bagian dari Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia

ILUSTRASI. Wagub Bali sebut IMF Bali Nusra 2022 Bagian Dari Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo


KONTAN.CO.ID - DENPASAR. Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang kerap disapa Cok Ace resmi membuka acara Indonesia MarkPlus Festival (IMF) 2022 yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Acara ini diselenggarakan secara virtual sejak dua tahun silam, IMF kembali digelar secara offline di Hotel Harris Sunset Road, Kamis (11/8). Digelar oleh MarkPlus, Inc sejak 2013, acara ini telah menjadi ajang pagi pegiat pemasaran untuk mendapatkan ilmu dan wawasan yang tak hanya menarik, namun juga terkini untuk diaplikasikan di berbagai lini bisnis.

Tahun ini, IMF hadir di enam kota besar di Indonesia mulai dari Denpasar, Semarang, Bandung, Manado, Pekanbaru, dan Surabaya. Cok Ace menyampaikan rasa syukurnya atas diselenggarakannya acara ini.

Baca Juga: Kemenkeu Optimistis Ekonomi Kuartal III akan Jauh Lebih Tinggi

“Indonesia MarkPlus Festival (IMF) 2022 dengan tema “Bali Nusra Bangkit” merupakan kegiatan tahunan yang berturut-turut diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia. Bali sangat beruntung dipilih sebagai salah satu tempat digelarnya acara ini," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (11/8).

Melalui acara ini, Cok Ace berharap energi positif untuk memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata Bali dapat terus digaungkan.

“Kita masih berjuang untuk segera pulih dari dampak Pandemi COVID-19. Pemerintah Provinsi Bali dengan Visi Pembangunan Daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru, tetap berkomitmen untuk selalu berusaha mencari jalan terbaik sehingga kita dapat bangkit kembali," tambahnya.

Pertumbuhan ekonomi Bali sempat mengalami kontraksi sangat dalam pada tahun 2020 yaitu -9,31%, telah menjadi lebih baik pada Tahun 2021 yaitu -2,47%, dan pada Triwulan II 2022 Bali mampu mencapai pertumbuhan 3,04%.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mencapai pemulihan, mulai dari penguatan ekonomi kreatif, menyiapkan sarana pariwisata, capaian persentase vaksin booster hingga 70%, memperkuat kerjasama antar pemangku kepentingan, pemerintah, dan pihak swasta, serta pelaksanaan acara di level nasional hingga internasional.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi pada 2023 Capai 5,9%

“Pelaksanaan acara di Bali merupakan strategi jangka pendek dalam upaya pemulihan pariwisata pasca pandemi. Setidaknya tercatat ada 27 event budaya, 7 event MICE dan 9 event olahraga yang akan berlangsung sepanjang tahun 2022. Termasuk salah satunya pelaksanaan event Presidensi G20 di Bulan November," tambah Cok Ace.

Menutup sambutannya, Cok Ace menilai kesuksesan pelaksanaan event demi event yang terselenggara di Bali akan menunjukkan ke dunia internasional bahwa Bali benar-benar sudah siap untuk dikunjungi kembali.

“Untuk itu saya sangat apresiasi kegiatan Indonesia MarkPlus Festival 2022 agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru