Wah, ibu jabat wali kota, anak jadi ketua DPRD

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 07:00 WIB
Wah, ibu jabat wali kota, anak jadi ketua DPRD


Reporter: kompas.com  | Editor: S.S. Kurniawan

Terlepas dari semua itu, DPRD dan lembaga eksekutif harus bersinergi dalam pembangunan. "Jadi, siapa pun selain saya jadi ketua DPRD, harus punya hubungan baik dengan pemerintah," kata andi.

Itu untuk memudahkan dalam pembahasan anggaran, regulasi ,hingga lainnya. Andi juga membantah keberhasilannya sebagai anggota DPRD hingga terpilih sebagai ketua karena posisi ibunya sebagai wali kota.

"Saya ingin dilepas dari bayang-bayang ibu atau ayah saya. Saya sering turun ke masyarakat. Saya turun sosialisasi, tidak ada bayang-bayang ortu," tegas Andi.

Baca Juga: Usulan anggaran rehab rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Rp 2,4 miliar

Untuk itu, ia tak ingin hak politiknya dikebiri saat jadi ketua DPRD Bontang karena itu tidak fair. "Namanya politik. Kalau ada yang tidak suka, selalu goreng-goreng," katanya.

Sebelumnya, Sofyan Hasdam memimpin Kota Bontang selama 10 tahun atau dua periode. Setahun sebelum lengser, istrinya, Neni Moerniaeni menjabat sebagai ketua DPRD di kota itu.

Kala itu, antara suami dan istri memegang jabatan di eksekutif dan legislatif. Kini, fenomena itu terulang antara ibu dan anak.

Neni mencalonkan diri sebagai wali kota Bontang pada 2010. Namun, kalah melawan rivalnya, Adi Darma.

Lima tahun kemudian pada 2015, Neni kembali bertarung dengan rival yang sama. Kali Ini Neni menang.

Sampai sekarang, Neni masih memegang jabatan sebagai orang nomor satu di Bontang didampingi Basri Rase. Di sisa masa jabatan Neni, putra keduanya, Andi Faizal, naik menjadi ketua DPRD.

Penulis: Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Jabat Wali Kota, Anak Diangkat Sebagai Ketua DPRD"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru