Wamendag dorong pembangunan sejumlah potensi ini di wilayah Sumatra Utara

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:57 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Wamendag dorong pembangunan sejumlah potensi ini di wilayah Sumatra Utara

ILUSTRASI. Wamendag dorong pembangunan sejumlah potensi ini di wilayah Sumatra Utara

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga berjanji untuk turut membantu kemajuan Pembangunan Sumatra Utara. Hal ini dikatakannya saat melakukan rangkaian kunjungan di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan dan Kabupaten Toba. Bersama Wamendag, anggota DPR RI dari Dapil Sumut 2 Lamhot Sinaga. 

Jerry melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan dari kawasan Sumut Bagian Tengah dan barat tersebut antara lain sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, energi, UMKM dan pariwisata.

"Ada beberapa sektor yang punya potensi besar dan kami akan membantu dari sisi logistik dan perdagangan," Kata Wamendag dalam keterangannya, Minggu (17/10).

Dalam bidang pertanian dan perkebunan, Beberapa kabupaten yang dikunjungi Wamendag mempresentasikan potensi tanaman pangan, kopi dan kelapa sawit. Jagung, bawang merah dan kentang tengah dikembangkan sangat intensif melalui program food estate. 

Baca Juga: Manajemen BRMS: Pelaksanaan konstruksi proyek pertambangan Dairi dilaksanakan 2022

Saat ini program tersebut berada pada tahap Demonstration Plot (Demplot) atau pembukaan lahan percontohan. Meski demikian hasilnya cukup baik.

" Rata-rata produktifitasnya melebihi produktifitas nasional. Untuk jagung misalnya, per hektar bisa mencapai 5,7 ton." Jelas anggota DPR RI Lamhot Sinaga.

Dalam bidang perkebunan terdapat potensi kopi, kelapa sawit dan buah-buahan seperti durian. Durian Medan atau Sumut yang terkenal banyak dipasok salah satunya dari kawasan itu. Hal menarik lain yang perlu didorong pengembangannya adalah pariwisata yang berpusat di Danau Toba. Seperti diketahui, Danau Toba sudah ditetapkan sebagai kawasan super prioritas oleh Pemerintah Pusat.

Mengenai hal itu, Wamendag Jerry Sambuaga berjanji akan membantu mendukung dari sektor perdagangan.

"Ada beberapa fokus kami dalam hal ini yaitu membantu menunjang logistik, penyediaan sarana dan prasarana perdagangan dan fasilitasi perdagangan bagi semua level, baik level kecil dan menengah maupun level besar. Tujuannya agar perdagangan benar-benar bisa menunjang Perekonomian secara umum dan tentu demi kesejahteraan masyarakat," papar Jerry.

Baca Juga: Perluas jaringan, 3 Indonesia bangun BTS 4G di 70 desa terpencil

Untuk membantu produsen lokal khususnya petani, peternak dan nelayan Kementerian Perdagangan punya skema fasilitasi gudang SRG maupun non SRG. Selain itu juga ada fasilitas pelatihan untuk desain produk hingga pemasaran. 

"Bahkan kami menggandeng perusahaan teknologi besar seperti Google untuk berkolaborasi dalam pelatihan-pelatihan UMKM," kata Jerry.

Editor: Noverius Laoli
Terbaru