Warga Klaten temukan ikan toman dan bulus raksasa di terowongan buatan Belanda

Rabu, 08 September 2021 | 08:17 WIB Sumber: TribunNews.com
Warga Klaten temukan ikan toman dan bulus raksasa di terowongan buatan Belanda

ILUSTRASI. ilustrasi. Warga Klaten temukan ikan toman dan bulus raksasa di terowongan buatan Belanda

KONTAN.CO.ID - Klaten. Bulus raksasa menghebohkan warga Trucuk, Klaten Jawa Tengah. Bersamaan dengan bulus raksasa, warga di Klaten tersebut juga menemukan ikan toman berukuran besar.

Ikan toman dan bulus raksasa ditemukan dari embung dekat terowongan kuno yang berada di Dukuh Samber, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diketahui, sebelumnya warga menemukan saluran air kuno yang menyerupai terowongan di lahan milik pemerintahan desa. Diduga saluran air tersebut dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Bangunan tersebut berbentuk terowongan dengan dinding berupa batu bata berdiameter sekitar satu meter lebih. Penjabat Kades Sabranglor, Budi Andriyanto mengatakan, saluran air tersebut ditemukan, Jumat (27/8/2021).

Penemuan berawal saat pihaknya melakukan pengerjaan untuk merelokasi embung di kawasan tersebut karena kawasan tersebut akan dibangun area pemancingan dan kuliner. Pengerjaan penggalian awalnya berjalan normal, sampai akhirnya para pekerja menemukan sesuatu pada Jumat (27/8/2021).

Setelah ditelusuri akhirnya ditemukan bangunan seperti saluran air. Biasanya kalau sumur berlobang ke bawah atau dasar tanah, tetapi kalau saluran tersebut memanjang seperti terowongan.

"Awalnya dia mengira ini saluran air biasa, kemudian kami bertanya ke sesepuh desa, mereka menduga saluran ini terhubung dengan wilayah desa lain," kata Budi kepada TribunSolo.com, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Tak ada PPKM level 4, ini daerah di Jawa Tengah dengan PPKM level 3 dan level 2

Dia menjelaskan pada saat itu, ada pihak yang ingin penemuan tersebut ditutup, ada juga yang meminta temuan tersebut ditelusuri. Pada akhirnya pihaknya memutuskan tetap melanjutkan penelusuran temuan tersebut. "Pada hari Sabtu, pengerjaan dihentikan sementara dan fokus ke penggalian temuan tersebut," tutur Budi.

Ia menduga bangunan tersebut sudah ada sejak lama sebelum kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada zaman kolonial Belanda. "Selain itu, kami sudah melaporkan temuan tersebut ke Dinas Pariwisata Pemuda Olaharaga dan Kebudayaan, dan sedang menunggu respon dari Pemkab," katanya.

Toman raksasa

Setelah penemuan terowongan kuno tersebut, seorang pemuda bernama Aris Sarwanto menemukan ikan toman berukuran jumbo. Ikan toman berjenis green toman tersebut tersebut ditemukan di embung Dukuh Samber dekat penemuan terowongan kuno.

Ikan toman raksasa itu memiliki beberapa warna, seperti warna cokelat gelap. Beberapa sirip ikan toman raksasa juga terlihat berwarna putih dan hijau gelap.

Aris menceritakan awal dirinya menemukan ikan toman raksasa itu pada Sabtu (28/8/2021) sore. Saat itu, dia dan 10 orang temannya berada di embung Dukuh Samber yang akan direvitalisasi jadi kolam pemancingan.

Ketika muncul ikan besar dirinya spontan langsung mengangkat ikan tersebut dari dalam embung. "Saya kira sudah mati karena tidak bergerak saat ditemukan. Lalu saya masukan ke kolam di rumah dan akhirnya hidup lagi," jelasnya.

Pejabat (Pj) Kepala Desa Sabranglor, Budi Andrianto membenarkan adanya penemuan ikan Toman tersebut. "Iya, benar ada ditemukan ikan besar tapi saya nggak tahu jenisnya apa, tapi seperti yang banyak di Kalimantan itu," ujarnya.

Penemuan ikan Toman di dalam embung itu, lanjut dia, baru pertama kali terjadi. Adapun ikan toman yang ditemukan tersebut berukuran cukup besar, dengan lingkar badan hampir sebesar paha orang dewasa dan panjangnya sekitar 80 sentimeter dengan berat 7 kilogram.

Pada waktu-waktu sebelumnya belum pernah ditemukan ikan sebesar itu. "Baru ketemu itu, kita nggak tahu apakah masih ada lagi atau nggak di dalam kolam. Harusnya ada tapi kok nggak kelihatan," ucapnya.

Kini ikan toman tersebut dipelihara Aris. Meskipun banyak kolektor yang memburunya, Aris tidak mau melepasnya. "Memang ada yang nawar Rp 17 juta, tapi itu di media sosial dan orangnya sepertinya bercanda. Kalau yang serius itu ada yang nawar Rp 5 juta, tapi saya enggak mau lepas," ucap Aris.

Diakui Aris, dirinya enggan menjual ikan tersebut karena sehari setelah mendapatkan ikan itu ia mendapat mimpi jika bakal menerima banyak rezeki jika merawat ikan tersebut. "Sebelum dapat ikan enggak ada firasat, tapi sesudahnya saya dapat mimpi jika bakal dapat rezeki banyak kalau merawat ikan itu," ulasnya.

Ia mengatakan untuk perawatan ikan Toman raksasa itu dirinya memberi makan ikan nila ukuran kecil dua kali sehari.

Bulus raksasa

Setelah ikan toman raksasa, warga kembali dikejutkan dengan penemuan bulus raksasa seberat 20 kilogram di embung dekat terowongan kuno tersebut, Senin (6/9/2021) dini hari. Seorang warga sekitar, Kirjo (36), menyebut jika hewan berukuran besar tersebut ditemukan warga sekitar pukul 02.00 WIB. "Awalnya dikira itu malah bantal yang mengambang, pas dicek tahu-tahu bulus," ucapnya saat berbincang dengan Tribun Jogja, Senin (6/9/2021) di lokasi penemuan.

Kemudian, beberapa warga mencoba mendekati bulus raksasa yang sedang mengambang itu. "Saat itu posisinya mengambang dekat temuan terowongan kuno. Saya ngira masih hidup tapi ternyata sudah mati," lanjutnya.

Selanjutnya, bulus raksasa itu diangkat warga bersama-sama dan diletakkan di dekat posko pengerjaan revitalisasi embung Dukuh Samber itu. Kirjo mengaku, selama ini belum pernah mendengar ada temuan bulus di embung tersebut.

Pejabat (Pj) Kepala Desa Sabranglor, Budi Andrianto mengatakan, bulus yang ditemukan oleh warga itu berukuran cukup besar, dengan panjang sekitar 80 sentimeter, lebarnya sekitar 36 sentimeter, dan berat 20 kilogram. Tak heran, warga Klaten menyebutnya sebagai bulus raksasa.

Menurut Budi, selama ini di desa yang ia pimpin tidak pernah ditemukan bulus, termasuk di embung Dukuh Samber yang bakal direvitalisasi itu. "Ini baru penemuan pertama. Selama ini belum pernah ketemu," katanya.

Kata dia, temuan Bulus raksasa yang sudah mati itu bakal diawetkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sabranglor, dan dipajang di sekitar embung yang bakal direvitalisasi sebagai kolam pemancingan dan pusat kuliner itu.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.00 WIB, bulus raksasa yang ditemukan tersebut berwarna cokelat pekat dengan beberapa bagian tubuh berwarna hitam. Bangkai Bulus raksasa tersebut menjadi tontonan dari warga sekitar. Sejumlah warga tampak berfoto dengan bangkai bulus itu. (Mardon Widiyanto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Ikan Toman dan Bulus Berukuran Jumbo Ditemukan di Dekat Terowongan Kuno di Klaten, Berikut Faktanya,

Penulis: Adi Suhendi

Selanjutnya: Meski bawang putih banyak manfaat, tapi berbahaya bagi kucing!

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru