Jabodetabek

Waspada! 4 Titik Banjir Jakarta Hari Ini Ancam Kendaraan Anda

Senin, 12 Januari 2026 | 15:39 WIB
Waspada! 4 Titik Banjir Jakarta Hari Ini Ancam Kendaraan Anda

ILUSTRASI. Banjir Daan Mogot mencapai 35 cm, lalu lintas Cengkareng-Grogol terganggu. Cek segera rute terparah di Jakarta Barat dan Timur sebelum melintas. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Sumber: Kompas.com  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banjir melanda sejumlah wilayah Jakarta pada Senin (12/1/2026) siang.

Genangan air terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Utara dan berdampak langsung pada arus lalu lintas.

Jakarta Barat

Genangan air setinggi 35 sentimeter terpantau di Jalan Raya Daan Mogot Km 13.200, tepatnya di U-turn Samsat dari arah Cengkareng menuju Grogol.

Baca Juga: Pramono: Penanganan Banjir Jakarta Harus Dilakukan Secara Menyeluruh, Tidak Sporadis

“Genangan air setinggi 35 cm di Jl. Raya Daan Mogot Km 13.200 tepatnya U-turn Samsat Jakarta Barat dari arah Cengkareng menuju Grogol,” tulis TMC Polda Metro Jaya.

Satlantas Jakarta Barat melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mengurai kepadatan kendaraan.

Selain itu, genangan air setinggi 15 sentimeter juga merendam ruas Tol Sedyatmo, tepatnya di Off Ramp Rawabokor.

Arus lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta terpantau ramai dan cenderung padat.

“Situasi arus lalu lintas arah Bandara Soekarno-Hatta terpantau ramai cenderung padat imbas adanya genangan, diimbau bagi para pengendara agar berhati-hati bila melintas,” tulis TMC.

Genangan serupa juga terjadi di Traffic Light Ringroad Puri Kembangan dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.

Baca Juga: Motor Melintas di Tol Dalam Kota, Diskresi Dirlantas Imbas Banjir di Sunter

Kondisi ini menyebabkan kepadatan kendaraan pada pagi hari.

Jakarta Timur

Kepadatan lalu lintas terjadi di Traffic Light Caglak arah Tanjung Barat.

Kondisi tersebut dipicu proyek perbaikan separator jalan.

Sementara itu, Satlantas Jakarta Timur melakukan pengaturan arus lalu lintas di depan Pintu 1 TMII.

Arus kendaraan dari arah TMII menuju Bambu Apus terpantau lancar.

Hujan deras sejak pagi hari juga mengakibatkan banjir di Jalan Raya Bogor dekat lampu merah Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas melambat, terutama di jalur lambat atau kiri jalan.

Baca Juga: BTN Perkuat Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang

Banjir setinggi 10–20 sentimeter membuat pengendara memilih jalur kanan dan berjalan perlahan. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.

Sejumlah petugas pasukan oranye dan biru terlihat berupaya membuka saluran air di kawasan tersebut.

Setelah melewati genangan, arus lalu lintas kembali lancar dan pengendara bisa melaju dengan lebih cepat.

Jakarta Utara

Banjir berdampak signifikan di Jakarta Utara. Kemacetan parah terjadi di kawasan Kelapa Gading arah Sunter akibat genangan air di Jalan Yos Sudarso.

Pantauan Kompas.com sekitar pukul 11.00 WIB menunjukkan banjir setinggi 15 hingga 30 sentimeter menggenangi sejumlah titik Jalan Yos Sudarso.

Kemacetan mengular hingga sekitar 2,5 kilometer, mencapai kawasan ITC Cempaka Mas.

Persimpangan Jalan Yos Sudarso dengan Kelapa Gading juga macet parah karena banyak kendaraan terjebak di tengah persimpangan.

Kepadatan merembet ke Jalan Boulevard Barat Raya, tepatnya di depan Mall of Indonesia (MOI).

Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Melawi Kalbar, 14 Desa Terdampak

Sejumlah pengendara motor terlihat menggunakan trotoar untuk melewati kemacetan. Ada pula pengendara yang berputar balik atau melawan arah.

Bahkan, beberapa pengemudi meninggalkan kendaraannya sementara di tengah kemacetan.

Meski genangan sempat surut setelah pompa air dikerahkan, kepadatan lalu lintas yang sudah menumpuk membuat kendaraan tetap sulit bergerak.

Hingga pukul 11.45 WIB, hujan deras masih mengguyur Jakarta Utara.

Jakarta Selatan

Banjir juga terjadi di Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Puri Sakti I hingga Jalan Kemang Selatan XII E, Cipete Selatan, Cilandak.

Menurut petugas PPSU Cipete Selatan, Madiasih, ketinggian air mencapai 10 sampai dengan 50 sentimeter (cm).

Kontur tanah yang menurun di Jalan Kemang Selatan XII E yang juga bersisian dengan aliran Kali Krukut membuat volume banjir lebih dalam.

Baca Juga: Gunung Marapi Meletus, Masyarakat Diminta Waspadai Banjir Lahar

Madiasih mengatakan, banjir ini disebabkan oleh air sungai yang meluap melalui saluran air ke jalan.

Genangan mulai terlihat pukul 08.00 WIB setelah hujan mengguyur sejak pukul 07.00 WIB. Genangan berpotensi naik jika hujan terus turun.

“Iya di sini sering banjir, kalau ini gara-gara peningkatan debit sungai, air sungainya ngalir ke saluran air terus meluap ke jalan. Bisa lebih tinggi lagi kalau ada kiriman (air) dari hulu,” jelas Madiasih saat ditemui di lokasi, Senin.

Selanjutnya: Rupiah Cetak Rekor Terlemah Senin (12/1), Ditutup di Rp 16.855 per Dolar AS

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur sampai 15 Januari 2026, Aneka Sarden Mulai Rp 8.900

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru