KONTAN.CO.ID - 10 Januari memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon, ketahui sejarah singkat dan manfaatnya.
Tanggal 10 Januari pada tahun 2026 jatuh pada hari Sabtu. Akhir pekan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon.
Apa itu Gerakan Satu Juta Pohon dan mengapa diperingati setiap tanggal tersebut?
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta, Solo, Semarang Hari Ini Sabtu (10/1/2026)
Mengutip unggahan pada akun media sosial Kementerian Pertanian Republik Indonesia, gerakan ini pertama kali digagas oleh Presiden Soeharto pada tanggal 10 Januari 1993 di Jakarta.
Kegiatan menanam pohon diharapkan mampu mengatasi berbagai masalah lingkungan, termasuk pemanasan global.
Berikut ini adalah beberapa manfaat peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini Sabtu (10/1/2026) Jangan Lewatkan!
Manfaat Gerakan Satu Juta Pohon:
- Membuat udara lebih segar dan sehat. Pohon-pohon akan menyerap karbon dioksida (CO2) dari udara melalui fotosintesis, sehingga mengurangi konsentrasi CO2 di atmosfer.
- Menjaga populasi berbagai makhluk hidup. Pohon menyediakan habitat bagi berbagai jenis hewan, seperti burung, monyet, dan serangga. Pohon juga merupakan sumber makanan bagi berbagai hewan.
- Membantu mengurangi ancaman pemanasan global. Pohon-pohon dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer, yang merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global.
- Membantu mengurangi risiko terjadinya banjir dan tanah longsor.
- Menambah keindahan taman dan lingkungan.
- Dengan adanya gerakan ini, masyarakat Indonesia diharapkan sadar akan pentingnya pohon dan mulai melakukan gerakan menanam pohon untuk masa depan yang lebih baik.
Tonton: Mentan: Indonesia Swasembada Beras, Harga Beras Dunia Anjlok 44 Persen
Selanjutnya: KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT di Jakarta Utara, Ada Pegawai Pajak
Menarik Dibaca: 11 Jus untuk Menambah Berat Badan yang Bisa Anda Coba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News