Jabodetabek

2.671 Substrat Karang Disebar di Kepulauan Seribu Guna Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:50 WIB
2.671 Substrat Karang  Disebar di Kepulauan Seribu Guna Pulihkan Ekosistem Pesisir

ILUSTRASI. Terumbu karang di Kepulauan Seribu (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Markus Sumartomdjon  | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya konservasi di pesisir kota Jakarta terus dilakukan. Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) melakukan aksi transplantasi karang dengan menurunkan 2.671 unit substrat karang di Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Tidung, dan Pulau Payung.

Langkah tersebut sebagai Aksi Konservasi dan Rehabilitasi Pesisir Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 sekaligus agenda peringatan World Ocean Day, Coral Triangle Day, dan HUT ke-499 Jakarta.

Aksi transplantasi karang itu melibatkan Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat, peserta Coral Triangle Day, komunitas dan pemerhati lingkungan, lembaga swadaya masyarakat serta akademisi dan perguruan tinggi.

Baca Juga: Pramono Sebut Pulau Seribu Berpotensi Jadi Masa Depan Baru Jakarta

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok memaparkan transplantasi karang menjadi salah satu dari tiga langkah besar yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta dalam Aksi Konservasi dan Rehabilitasi Pesisir Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.

Selain peluncuran Kawasan Konservasi Perairan Provinsi DKI Jakarta dan pelaksanaan Coral Triangle Day Jakarta 2026, rehabilitasi terumbu karang dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Baca Juga: Masuk Gratis Tempat Wisata Saat Ulang Tahun Jakarta

Menurutnya, terumbu karang memiliki peran vital bagi kehidupan bawah laut dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Terumbu karang adalah hutan hujan tropis di laut. Tanpa karang, tidak ada ikan. Tanpa ikan, tidak ada nelayan,” ujarnya di keterangan Selasa (23/6).

Baca Juga: Konstruksi Reklame Ilegal di Jalan Rasuna Said Dibongkar

Hasudungan menyampaikan, program rehabilitasi terumbu karang tersebut tidak hanya bertujuan memulihkan ekosistem laut, tetapi juga mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan dan kesejahteraan nelayan.

Melalui upaya tersebut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemulihan kawasan terumbu karang secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

“Target kita lima hektare terumbu pulih pada 2030,” ujar Hasudungan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru