kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu terseok-seok


Jumat, 22 Maret 2019 / 12:41 WIB

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu terseok-seok


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui pembangunan di Kabupaten Kepulauan Seribu masih terseok-seok. Hal ini disampaikannya saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Pulau Pramuka, Jumat (22/3). 

"Seringkali DKI tumbuh pesat, kotanya tumbuh, kabupatennya terseok-seok," kata Anies dalam sambutannya, Jumat siang. Menurut Anies, pembangunan yang berkualitas juga harus dirasakan warga Kepulauan Seribu. 


Apalagi, pembangunan yang dibutuhkan di Kepulauan Seribu adalah kebutuhan dasar. "Air, konektivitas, kesehatan, penanganan limbah itu paling dasar termasuk Puskemas keliling. Hal mendasar beres maka hal yang lainnya tumbuh karena hal yang mendasar tidak beres maka PR kota selalu bertambah," ujar Anies. 

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad menyampaikan kebutuhan yang perlu dipenuhi meliputi transportasi dan penanganan limbah. "Pertama konektivitas antar pulau khususnya 11 pulau penduduk. Air bersih juga kurang dari jumlah dibutuhkan. Penanganan limbah juga masih menjadi masalah. Belum dimiliki grand design pembangunan," ujar Murad. 

Untuk masalah sampah, Kepulauan Seribu masih harus mengangkut sampahnya secara manual ke Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Sementara untuk bahan pokok, harus dipasok dari Jakarta. "Kebutuhan pokok selama ini dipasok dari daerah daratan Jakarta sehingga korelasi dengan transportasi masih tergantung," kata Murad. 

Musrenbang untuk tahun 2020 di Kepulauan Seribu digelar dari tingkat RW hingga tingkat Kabupaten. Musyawarah itu untuk menampung usulan pembangunan dari warga yang nantinya dirumuskan menjadi Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD). Tema RKPD tahun 2020 adalah pembangunan berkualitas. (Nibras Nada Nailufar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok


Sumber : Kompas.com
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan


Close [X]
×