Berpeluang Jadi Gubernur BI Wanita Pertama, Intip Sosok Destry Damayanti

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Berpeluang Jadi Gubernur BI Wanita Pertama, Intip Sosok Destry Damayanti

ILUSTRASI. Rapat pelibatan Danantara dalam KSSK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - Nama Destry Damayanti kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI.

Usulan tersebut disampaikan pemerintah melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR. Destry menjadi satu-satunya nama yang diajukan Prabowo untuk mengisi posisi Gubernur BI secara definitif setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.

Saat ini, Destry juga menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan ditetapkan untuk periode 2024-2029.

Jika mendapat persetujuan DPR dan kemudian ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif, Destry akan mencatat sejarah baru karena menjadi perempuan pertama yang secara definitif memimpin Bank Indonesia.

Baca Juga: Profil Perry Warjiyo Mantan Gubernur BI: Karier hingga Kebijakan Populer

Profil Destry Damayanti

Melansir laman Bank Indonesia, Destry Damayanti merupakan ekonom Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan, perbankan, pasar keuangan, dan kebijakan makroekonomi.

Ia lahir di Jakarta pada 1963. Destry menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi dengan konsentrasi Uang dan Bank di Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 1989.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science di bidang Regional Science pada 1992.

Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry telah berkarier di sektor keuangan dan ekonomi. Pengalamannya mencakup posisi di sektor perbankan dan lembaga keuangan, termasuk Citibank dan Bank Mandiri. Ia juga pernah terlibat dalam kajian ekonomi dan kebijakan makro.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu modal ketika Destry masuk ke lingkaran pengambil kebijakan ekonomi nasional.

Baca Juga: Klik Rekrutmenpcpmbi.id, Pendaftaran PCPM BI Angkatan 41 Dibuka untuk Lulusan Sarjana

Karier Destry di Bank Indonesia

Destry resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2019. Pengangkatannya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019 untuk periode 2019-2024.

Setelah menyelesaikan periode pertamanya, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024. Ia kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.

Dengan demikian, sebelum diusulkan sebagai gubernur, Destry telah memiliki pengalaman sebagai pejabat senior di bank sentral selama beberapa tahun.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan namanya kembali muncul ketika terjadi kekosongan posisi Gubernur BI pada 2026.

Baca Juga: Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Posisi PKWT & Special Hire, Daftar Di Rekrutmen-bi.id

Destry Menjadi Pejabat Gubernur Sementara BI

Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur BI, Rapat Dewan Gubernur BI pada 26 Juli 2026 menetapkan Destry sebagai Pejabat Gubernur Sementara.

Posisi tersebut diembannya karena Destry merupakan Deputi Gubernur Senior BI. Ia kemudian menjalankan fungsi kepemimpinan bank sentral sampai adanya gubernur definitif.

Tidak lama setelah itu, Presiden Prabowo akhirnya mengajukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR.

Pada 10 Agustus 2026, pemerintah menyampaikan bahwa nama yang diajukan hanya satu, yakni Destry Damayanti. Reuters juga melaporkan Destry sebagai calon tunggal setelah sebelumnya menjadi pejabat sementara Gubernur BI.

Baca Juga: Investasi China Rp 37 Triliun, KEK Batang akan Dikembangkan Jadi Pusat Industri Hijau

Berpeluang Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama

Pencalonan Destry memiliki dimensi historis tersendiri. Sepanjang sejarah Bank Indonesia, posisi Gubernur BI secara definitif belum pernah ditempati oleh perempuan.

Apabila DPR menyetujui pencalonannya dan proses pengangkatan berjalan hingga selesai, Destry akan menjadi perempuan pertama yang menjabat Gubernur Bank Indonesia secara definitif.

Namun, catatan pentingnya adalah bahwa sebelumnya sudah ada perempuan yang pernah berada sangat dekat dengan posisi puncak Bank Indonesia, yaitu Miranda Swaray Goeltom.

Miranda bahkan pernah menjalankan tugas sebagai pejabat pelaksana Gubernur BI pada 2009. Karena itu, sejarah kepemimpinan perempuan di Bank Indonesia sebenarnya sudah memiliki pendahulu sebelum Destry.

Sosok Miranda Goeltom di Bank Indonesia

Miranda Goeltom merupakan ekonom dan akademisi yang memiliki karier panjang di Bank Indonesia. Ia mulai menjadi Deputi Gubernur BI pada periode 1999-2003. Selanjutnya, Miranda terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 2004 menggantikan Anwar Nasution.

Pengangkatan tersebut juga memiliki catatan sejarah karena Miranda menjadi perempuan pertama yang menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia melalui proses uji kelayakan di DPR.

Pada 2009, ketika terjadi pergantian kepemimpinan BI, Miranda sempat menjalankan tugas sebagai Pejabat Pelaksana Tugas Gubernur BI selama periode 17 Mei hingga 27 Juli 2009.

Artinya, Miranda merupakan perempuan pertama yang pernah menjalankan fungsi sebagai pelaksana tugas Gubernur BI, tetapi bukan Gubernur BI definitif. Posisi gubernur definitif kemudian tetap ditempati laki-laki.

Tonton: Rudi Tanoe Diperiksa 4,5 Jam, KPK Dalami Bansos 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru