Profil Perry Warjiyo Mantan Gubernur BI: Karier hingga Kebijakan Populer

Senin, 27 Juli 2026 | 10:41 WIB
Profil Perry Warjiyo Mantan Gubernur BI: Karier hingga Kebijakan Populer

ILUSTRASI. Perry Warjiyo saat RDG BI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak profil Perry Warjiyo yang mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI). Nama Perry Warjiyo kembali menjadi sorotan setelah muncul berbagai kabar mengenai dirinya yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mundur karena alasan pribadi dan sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. 

Melansir laporan Kontan.co.id, pengunduran diri Perry ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung BI, Senin (27/7/2026). 

Baca Juga: Profil Jumhur Hidayat: Dari Aktivis Kini Jabat Menteri Lingkungan Hidup

Perry Warjiyo sendiri merupakan salah satu ekonom senior Indonesia yang telah mengabdi di Bank Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

Perry dikenal sebagai arsitek berbagai kebijakan stabilisasi moneter serta digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Lalu, seperti apa profil dari Perry Warjiyo? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: Pertamax Naik, Pesan Sultan HB X: Jangan Hidup Boros

Biodata Singkat Perry Warjiyo

Berikut ini informasi mengenai profil singkat Perry Warjiyo, dirangkum dari laman Bank Indonesia.

Keterangan Informasi
Nama lengkap Perry Warjiyo
Tempat/Tanggal Lahir Sukoharjo, Jawa Tengah, 25 Februari 1959
Pendidikan Sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Master dan Ph.D. bidang Ekonomi Moneter, Iowa State University, Amerika Serikat
Jabatan Gubernur Bank Indonesia ke-16
Mulai Menjabat 23 Mei 2018

Perry Warjiyo diangkat sebagai Gubernur BI pada Mei 2018 dan kemudian memperoleh masa jabatan kedua setelah mendapat persetujuan DPR.

Baca Juga: BBM Biodiesel B50 Resmi Meluncur: Untuk Kendaraan Apa Saja?

Perjalanan Karier

Karier Perry Warjiyo hampir seluruhnya dibangun di Bank Indonesia. Berikut perjalanan pentingnya:

  • Mulai karier Bank Indonesia pada tahun 1984.
  • Menempati berbagai posisi strategis di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter.
  • Pernah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.
  • Menjadi Direktur Eksekutif yang membidangi hubungan internasional BI.
  • Menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2013–2018.
  • Dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 23 Mei 2018.
  • Kembali dipercaya memimpin BI untuk periode berikutnya setelah memperoleh persetujuan DPR.

Selain berkarier di dalam negeri, Perry juga pernah menjadi perwakilan Bank Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk IMF, BIS, dan G20.

Baca Juga: Jadwal Operasional Bank Pasca Lebaran 2026: BCA, Mandiri, BRI, BNI Buka Kapan?

Kebijakan yang Paling Dikenal

Selama memimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo dikenal melalui sejumlah kebijakan penting.

1. Digitalisasi Sistem Pembayaran

Salah satu warisan terbesarnya adalah percepatan transformasi pembayaran digital Indonesia. Beberapa program yang berkembang pada masa kepemimpinannya meliputi:

  • QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
  • BI-FAST.
  • Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
  • Pengembangan transaksi lintas negara menggunakan QR Code (Cross Border QR Payment).

Kebijakan tersebut membuat transaksi digital Indonesia berkembang sangat pesat.

2. Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Sebagai Gubernur BI, Perry dikenal aktif melakukan:

  • Intervensi pasar valas.
  • Operasi moneter.
  • Pembelian Surat Berharga Negara di pasar sekunder.
  • Pengelolaan cadangan devisa.

Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah ketika terjadi gejolak ekonomi global.

Baca Juga: Festival Bank Sampah di Cipinang Melayu Dorong Ekonomi Sirkular Komunitas

3. Sinergi Fiskal dan Moneter saat Pandemi

Saat pandemi COVID-19, Bank Indonesia bersama pemerintah menjalankan kebijakan burden sharing melalui pembelian Surat Berharga Negara guna membantu pembiayaan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah luar biasa yang diambil BI pada masa krisis.

4. BI-Rate sebagai Instrumen Pengendalian Inflasi

Perry dikenal aktif menggunakan suku bunga acuan BI untuk menjaga:

  • Stabilitas inflasi.
  • Nilai tukar rupiah.
  • Pertumbuhan ekonomi.

Penyesuaian BI-Rate menjadi salah satu instrumen utama dalam kebijakan moneter Bank Indonesia.

5. Dorong Ekonomi dan Keuangan Digital

Terakhir ia turut memperkenalkan konsep integrasi:

  • Digital banking.
  • Open API pembayaran.
  • Rupiah digital melalui proyek Digital Rupiah (Project Garuda).
  • Penguatan ekosistem ekonomi digital nasional.

Sepanjang kariernya, Perry Warjiyo beberapa kali memperoleh penghargaan dari berbagai lembaga internasional atas kebijakan moneter dan kepemimpinannya di bank sentral.

Ia juga rutin masuk dalam daftar gubernur bank sentral terbaik versi sejumlah lembaga pemeringkat internasional.

Demikian informasi mengenai profil Perry Warjiyo yang mundur dari Gubernur BI.

Tonton: Awas! Peserta Tax Amnesty yang Tak Pulangkan Aset Siap-Siap Diperiksa Mulai 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru