Jabodetabek

BPBD DKI rilis peringatan waspada potensi cuaca ekstrem di Jakarta pada 15-16 April

Rabu, 14 April 2021 | 20:41 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
BPBD DKI rilis peringatan waspada potensi cuaca ekstrem di Jakarta pada 15-16 April

ILUSTRASI. Kendaraan melintas saat hujan deras melanda kawasan Karet Tengsin, Jakarta, Senin (19/10/2020). BPBD DKI mengeluarkan peringatan waspada potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta pada 15-16 April 2021. KONTAN/Fransiskus Simbolon.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan waspada potensi cuaca ekstrem di wilayah Ibu Kota RI pada 15-16 April 2021. 

Peringatan ini menyusul Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mendeteksi potensi bibit siklon tropis 94W di Samudera Pasifik dari Timur Laut Papua.

Bada siklon bernama Surigae tersebut berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan. 

Bibit siklon tropis ini memengaruhi wilayah bagian Utara Indonesia, khususnya daerah Timur, seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua, serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Hal itu menyebabkan peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan tinggi gelombang yang akan terjadi pada 15-16 April nanti. 

"Pada tanggal tersebut, potensi hujan disertai kilat/petir diprediksi terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," tulis BPBD DKI Jakarta di akun Instagram, Selasa (13/4).

Baca Juga: Waspada! BMKG beri peringatan: Siklon tropis Surigae bisa berkembang jadi topan

Informasi peringatan dini daerah berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor sampai level desa bisa masyarakat akses melalui https://inarisk2.bnpb.go.id/pencegahan/

"Masyarakat diiimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dan lain-lain)," kata BPBD DKI.

"Dan, dampak yang dapat ditimbulkannya, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," imbuh mereka.

Warga juga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat melalui link http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir

Sementara informasi terkait Tinggi Muka Air bisa masyarakat monitor melalui http://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel/

Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 112. Laporkan bila menemukan genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana.

Selanjutnya: 30 Provinsi ini harus waspada, siklon tropis 94W siap menerjang

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru