kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45693,66   -36,09   -4.95%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Cerita pilu Akbar Alamsyah: Hilang saat demo, ditemukan kritis, dan meninggal dunia


Jumat, 11 Oktober 2019 / 09:56 WIB
Cerita pilu Akbar Alamsyah: Hilang saat demo, ditemukan kritis, dan meninggal dunia
ILUSTRASI. Foto udara suasana aksi mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Aksi mahasiswa tersebut menuntut dibatalkannya RUU KUHP dan beberapa RUU lainnya. ANTARA FOTO/Denis Amran/pras.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Saat itu, menurut Rosminah, anaknya luka lantaran mendapat kekerasan. Sebab luka pada kepalanya itu disebut dokter terkena benda tumpul. Bahkan, sekujur wajah Akbar keadaaannya lebam seperti layaknya orang dikeroyok.

"Memang seperti terkena benda tumpul pada bagian kepala dan wajahnya itu seperti dipukuli karena mata kirinya lebam," ucapnya.

Ia pun tak percaya jika anaknya disebut jatuh dari tangga. Jika benar jatuh, kondisi wajah Akbar harusnya tak lebam seperti itu. Bahkan, seharusnya tubuh Akbar penuh luka dan patah. "Ini badannya bersih hanya ada goresan dikit doang. Ini kalau jatuh pun tidak mungkin wajahnya lebam seperti orang yang dipukuli," katanya.

Baca Juga: Ricuh demo di Atmajaya, perjalanan Transjakarta arah Blok M dan Kota kena imbasnya

Adapun, informasi bahwa Akbar terjatuh dari tangga disampaikan oleh pihak Mabes Polri. Mabes Polri mengklaim, Akbar Alamsyah bukan korban kekerasan polisi.

"Sementara, dugaannya bahwa yang bersangkutan luka bukan akibat kekerasan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra.

Kesimpulan sementara tersebut didasarkan pada pemeriksaan saksi-saksi di tempat pemuda malang itu ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri, tepatnya di depan pagar gedung wakil rakyat, Senayan.

Menanti Akbar sembuh...

Berhari-hari ibunda dan keluarga tidur menemani Akbar di rumah sakit. Tak henti-hentinya ia mendoakan Akbar.

Setiap hari alunan doa ibunda disampaikan ke Tuhan Yang Maha Esa untuk kesembuhan Akbar. Tak jarang ibunda berpesan di telinga Akbar untuk bangun. Ia kala itu berharap anak terakhirnya bisa sadar dan berkumpul kembali dengannya.

Baca Juga: MK minta mahasiswa memperbaiki gugatan, apa penyebabnya?

"Bangun mama di sini kangen sama kamu. Ayuk mama masakin, katanya kamu mau kerja lagi," itulah yang terus diucapkan Rosminah ketika di samping Akbar.

Namun, takdir berkata lain. Akbar telah tiada dan berpulang ke rumah abadi kemarin sore. Akbar menambah daftar mahasiswa dan pelajar yang meninggal usai aksi demo ricuh di sejumlah daerah di Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kilas Balik Kisah Akbar Alamsyah, Hilang Usai Demo di DPR, Ditemukan Koma, dan Meninggal Dunia..."
Penulis : Cynthia Lova
Editor : Jessi Carina




TERBARU

Close [X]
×