KONTAN.CO.ID - Calon murid yang tidak lolos seleksi Sekolah Maung pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 masih memiliki kesempatan untuk mendaftar ke SMA dan SMK negeri melalui jalur reguler.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan peserta yang gagal pada seleksi Sekolah Maung tetap dapat mengikuti SPMB Jabar 2026 Tahap 1 maupun Tahap 2 sesuai jalur penerimaan yang tersedia.
Dengan demikian, siswa tidak perlu khawatir kehilangan peluang masuk sekolah negeri meski belum berhasil pada tahap awal seleksi.
Baca Juga: Gagal Masuk Sekolah Karena Biaya? Ini Strategi Siapkan Dana Pendidikan Sejak Dini
Apa Itu Sekolah Maung?
Sekolah Maung merupakan salah satu skema dalam proses SPMB Jawa Barat 2026 yang terintegrasi dengan tahapan pemetaan calon murid baru.
Program ini menjadi bagian dari proses seleksi awal sebelum pendaftaran reguler dibuka secara penuh untuk seluruh jalur penerimaan SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.
Peserta yang Tidak Lolos Masih Bisa Daftar Lagi
Dinas Pendidikan Jawa Barat menjelaskan bahwa peserta yang tidak diterima di Sekolah Maung maupun hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tetap diperbolehkan mengikuti SPMB reguler.
Peserta dapat kembali memilih sekolah tujuan selama kuota penerimaan masih tersedia pada Tahap 1 atau Tahap 2.
Artinya, kegagalan pada seleksi Sekolah Maung bukan akhir dari peluang masuk sekolah negeri.
Baca Juga: Cek Jadwal SPMB SMA dan SMK Provinsi DIY 2026: Jangan Lewatkan Tahap Krusial Ini!
Pembagian Tahap SPMB Jabar 2026
SPMB Jabar 2026 dibagi menjadi dua tahap utama.
Tahap 1
Tahap pertama meliputi:
- Jalur prestasi akademik
- Jalur prestasi nonakademik
- Jalur mutasi
Tahap 2
Tahap kedua meliputi:
- Jalur domisili
- Jalur afirmasi.
Baca Juga: Jalur SPMB Bandung Sekolah Maung 2026 Bergulir: Ini Cara Lolos Tanpa Zonasi!
Kuota Jalur SMA dan SMK
1. Kuota SMA Negeri
Pembagian kuota SMA negeri di Jawa Barat terdiri dari:
- Domisili: 35%
- Afirmasi: 30%
- Prestasi: 30%
- Mutasi: 5%
2. Kuota SMK Negeri
Sementara kuota SMK negeri terdiri dari:
- Prestasi: 55%
- Afirmasi: 30%
- Domisili terdekat: maksimal 10%
- Mutasi: 5%
Untuk jalur prestasi SMK, seleksi dilakukan berdasarkan:
- Nilai rapor
- Prestasi akademik
- Prestasi nonakademik
- Pengalaman kepemimpinan organisasi
Seleksi tersebut dilakukan tanpa Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Baca Juga: Program Unggulan KDM, Ini 41 Sekolah Maung di Jawa Barat, Beroperasi 2026/2027
Tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB)
Sebelum proses pendaftaran reguler dimulai, calon siswa akan mengikuti tahapan PCMB. Pada tahap ini peserta diminta:
- Mengisi data diri
- Mengunggah nilai rapor semester 1 sampai 5
- Mengunggah dokumen prestasi atau afirmasi
- Memilih sekolah tujuan
Jika peserta menerima hasil pemetaan, akun akan otomatis terkunci dan tinggal melakukan daftar ulang. Namun apabila peserta menolak hasil pemetaan atau tidak diterima, mereka tetap bisa mengikuti SPMB Tahap 1 maupun Tahap 2.
Baca Juga: Jadwal SPMB Manado 2026 Dirilis: Pastikan Anak Anda Tidak Ketinggalan!
Jadwal Sekolah Maung 2026
Berikut jadwal penting Sekolah Maung 2026:
- Pendaftaran: 25–29 Mei 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 8 Juni 2026
Karena itu, calon murid dan orang tua disarankan tetap memantau jadwal serta kuota penerimaan agar tidak melewatkan kesempatan pada tahap berikutnya.
Demikian informasi mengenai SPMB Jawa Barat 2026 untuk mendaftar ke SMA dan SMK negeri melalui jalur reguler tahap 1 dan 2.
Tonton: Petani Sawit: Harga TBS Anjlok Usai Kebijakan Baru Ekspor CPO melalui DSI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News