Jawa Tengah

Ganjar menyebut ada kepala daerah sengaja tak tes covid-19 agar tetap di zona hijau

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 22:42 WIB Sumber: Kompas.com
Ganjar menyebut ada kepala daerah sengaja tak tes covid-19 agar tetap di zona hijau

ILUSTRASI. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menyambangi kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, ada kepala daerah di wilayahnya yang sengaja tidak melakukan tes dan pelacakan kasus untuk mendeteksi Covid-19. Dengan cara itu, maka kepala daerah tersebut berharap wilayahnya bisa terus berada di zona hijau atau tanpa kasus.

"Ada yang ingin (zona) hijau, mau dapet penghargaan, tapi enggak pernah tes," kata Ganjar dalam diskusi yang digelar Harian Kompas bersama Kagama secara virtual Sabtu (24/10).

Ganjar mengaku awalnya dia mengapresiasi daerah yang tanpa kasus itu. Belakangan dia baru mengetahui memang tak ada tes dan pelacakan yang dilakukan untuk mendeteksi Covid-19 di daerah tersebut.

Setelah itu, dia pun meminta testing dan pelacakan dilakukan secara masif. Ganjar tak menyebut daerah yang dia maksud.

Baca Juga: Libur panjang akhir Oktober, enam kawasan wisata di Jateng dijaga ketat

Di sisi lain, Ganjar menilai ada daerah yang sejak awal serius menangani pandemi. Ini misalnya terjadi di Kabupaten Banyumas. Menurut Ganjar, saat ini Kabupaten Banyumas sedang berupaya mencegah kematian akibat Covid-19 dengan mencari orang-orang yang memiliki penyakit bawaan, yakni gula dan hipertensi.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan data puskesmas dan BPJS Kesehatan. "Kemudian setelah ketemu nanti mereka dikasih gelang sebagai tanda mereka kelompok rentan. Jadi orang akan peduli dan tidak akan mendekat. Karena kita tidak tau orang yang akan kontak dengan kelompok rentan itu positif atau negatif," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau.
Penulis: Ihsanuddin
Editor: Diamanty Meiliana

Baca Juga: Catat penghapusan pajak mobil dan motor di Jateng, Jabar, Jatim, DIY, Bengkulu dll

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru