Jawa Timur

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Km pada Selasa (14/4) Pagi

Selasa, 14 April 2026 | 09:20 WIB
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Km pada Selasa (14/4) Pagi

ILUSTRASI. Aktivitas vulkanis Gunung Semeru (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi berupa luncuran awan panas pada Selasa (14/4/2026). 

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi berlangsung dengan amplitudo maksimal 20 milimeter dan berlangsung selama 3 menit 23 detik. 

Erupsi juga disertai dengan letusan asap setinggi 1.500 meter di atas puncak kawah Gunung Semeru. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan bahwa awan panas mulai terekam pukul 05.22 WIB. 

Baca Juga: Cuaca Manado & Bitung Selasa 14 April 2026 Beserta Suhunya di Sulawesi Utara

"Terjadi APG jarak luncur 3 kilometer mengarah ke Besuk Kobokan," kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2026).

Saat ini, menurut Isnugoroho, luncuran awan panas sudah berhenti. 

"Informasi dari Pos Pantau Gunung Semeru, awan panasnya sudah berhenti," ujarnya. 

Kini, BPBD telah menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) untuk bersiap mengamankan warga apabila luncuran awan panas terus berlangsung dan mendekati kawasan permukiman di radius 8 kilometer dari puncak kawah. 

Isnugroho mengimbau, warga di sekitar lereng Semeru untuk tetap tenang dan menjaga kewaspadaannya sambil memantau perkembangan informasi dari petugas pos pantau Gunung Semeru. 

Lebih lanjut, dia menyebut, tidak ada dampak yang terjadi akibat luncuran awan panas yang terjadi. Namun, luncuran awan panas menyebabkan tumpukan material di lereng Gunung Semeru semakin banyak. 

Imbasnya, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, material berupa pasir dan batu tersebut akan terbawa oleh banjir lahar hujan Gunung Semeru.

"Saat ini di Gunung Semeru kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi," kata Isnugoroho. 

"Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru," ujarnya lagi.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengimbau warga untuk tetap tenang sambil memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru. 

"Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa, harapannya tidak ada hujan deras sehingga memicu banjir lahar," kata Indah.

Baca Juga: Cuaca NTT 14 April 2026: Kota Kupang Cerah Terik, Manggarai Barat Hujan

Sumber: https://surabaya.kompas.com/read/2026/04/14/083056478/gunung-semeru-luncurkan-awan-panas-sejauh-3-kilometer-pada-selasa-pagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru