KONTAN.CO.ID - Intip tema besar Hari Pajak Nasional 2026 resmi DJP Kemenkeu. Setiap 14 Juli, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memperingati Hari Pajak Nasional.
Momentum tersebut sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak dalam mendukung pembangunan nasional.
Adapun, pada Hari Pajak 2026, tema yang diusung adalah "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh".
Lalu, seperti apa makna dari tema ini? Intip informasi menarik mengenai tema besar Hari Pajak Nasional 2026.
Baca Juga: Tema Hari Koperasi Nasional 2026: Wujudkan Indonesia Berjaya di Momen Harkopnas
Tema Hari Pajak 2026
Melansir laman DJP Kemenkeu, Hari Pajak 2026 mengangkat tema: "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh." Tema ini mengandung makna bahwa pertumbuhan penerimaan pajak menjadi salah satu fondasi penting dalam membiayai berbagai program pembangunan.
Tema tersebut juga mencerminkan harapan agar penerimaan pajak terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah juga mengajak seluruh wajib pajak untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa.
Baca Juga: ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2% pada 2026-2027
Sejarah Hari Pajak
Hari Pajak diperingati setiap 14 Juli untuk mengenang tonggak penting dalam sejarah perpajakan Indonesia. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 sebagai momentum untuk mengenang sejarah perpajakan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Tanggal tersebut dipilih dengan mengacu kata "pajak" pertama kali tercatat dalam pembahasan Sidang Panitia Kecil Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 14 Juli 1945.
Sidang BPUPKI tersebut dipimpin oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Tanggal tersebut merujuk pada perubahan konstitusi setelah Proklamasi Kemerdekaan, ketika ketentuan mengenai pemungutan pajak dimasukkan ke dalam Pasal 23A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Sehingga, pasal tersebut menegaskan bahwa pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang.
Peringatan Hari Pajak kemudian ditetapkan sebagai momentum untuk memperkuat budaya sadar pajak sekaligus mengingatkan bahwa pajak merupakan sumber utama penerimaan negara.
Baca Juga: Luhut Optimis Ekonomi Indonesia Masih Terjaga dalam Tiga Bulan ke depan
Makna Tema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh"
Tema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh" memiliki beberapa makna penting, antara lain:
- Mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.
- Memperkuat penerimaan negara sebagai fondasi pembangunan.
- Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
- Mewujudkan pelayanan perpajakan yang semakin modern, transparan, dan akuntabel.
- Mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui pembayaran pajak.
Dengan meningkatnya penerimaan pajak, pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai berbagai program strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79: Ini 30 Ucapan Dukung Ekonomi Nasional
Pentingnya Pajak bagi Indonesia
Pajak merupakan salah satu sumber terbesar pendapatan negara yang digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, di antaranya:
- Pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur.
- Penyelenggaraan layanan pendidikan.
- Pembiayaan sektor kesehatan.
- Program bantuan sosial.
- Pertahanan dan keamanan negara.
- Pengembangan transformasi digital dan pelayanan publik.
Karena itu, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan nasional.
Peringatan Hari Pajak 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun budaya kepatuhan pajak.
Melalui tema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh", diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak semakin meningkat sehingga penerimaan negara dapat terus tumbuh dan menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, maju, dan berdaya saing.
Tonton: Kejagung: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan Meski Sudah Jadi Tersangka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News