Mengenal Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Setiap 13 Juli

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:45 WIB
Mengenal Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Setiap 13 Juli

ILUSTRASI. Toleransi antar umat beragama (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: Kementerian Kebudayaan  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak penjelasan mengenai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang menjadi Hari Besar terbaru di Indonesia. Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Penetapan tersebut dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) dalam acara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Ketetapan ini disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026.

Baca Juga: 30 Ucapan Hari Raya Galungan 2026 dalam Bahasa Bali: Raih Kebaikan di Hari Suci Ini

Latar Belakang Penetapan

Melansir laman Kemenbud, Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati momen sejarah saat tokoh bangsa Wongsonegoro mengusulkan frasa "kepercayaannya" dalam sidang BPUPKI.

Meski telah ditetapkan sebagai hari besar nasional, masih banyak masyarakat yang bertanya apakah Senin, 13 Juli 2026 otomatis menjadi tanggal merah atau hari libur nasional.

Penetapan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan pengakuan pemerintah terhadap salah satu momentum penting dalam sejarah kebudayaan Indonesia. Namun, peringatan tersebut tidak termasuk hari libur nasional maupun cuti bersama.

Artinya, pada 13 Juli 2026, aktivitas pemerintahan, perkantoran, sekolah, dan sektor usaha tetap berjalan seperti biasa sesuai jadwal kerja masing-masing.

Baca Juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ini Proses Rumusan Dasar Negara Indonesia

Hari Besar Nasional Baru

Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa bertujuan memberikan pengakuan terhadap keberadaan para penghayat kepercayaan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Peringatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat penghormatan terhadap keberagaman, nilai-nilai kebudayaan, serta semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tanggal 13 Juli dipilih karena memiliki nilai historis dalam perjalanan organisasi penghayat kepercayaan di Indonesia dan menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya nasional.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Ini 4 Hari Besar 7 Juli yang Diperingati secara Nasional dan Global

Tidak Mengubah Jadwal Libur Nasional

Meskipun menjadi hari besar nasional, 13 Juli 2026 tidak tercantum dalam daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Dengan demikian, masyarakat tidak memperoleh hari libur tambahan pada tanggal tersebut.

Sepanjang Juli 2026, tidak terdapat libur nasional yang ditetapkan pemerintah. Hari libur pada bulan tersebut hanya berasal dari akhir pekan bagi masyarakat yang menerapkan sistem lima hari kerja.

Makna Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Peringatan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keberagaman kepercayaan yang hidup di Indonesia.

Selain itu, momentum ini juga mendorong pelestarian nilai-nilai budaya, toleransi, dan penghormatan terhadap hak setiap warga negara dalam menjalankan keyakinannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan demikian, Senin, 13 Juli 2026 tetap merupakan hari kerja biasa, meskipun bertepatan dengan peringatan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang kini telah ditetapkan sebagai hari besar nasional.

Tonton: Kasus MBG Makin Panas! Jampidsus Bongkar Fakta Baru, 47 Nama Kini Didalami Kejagung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru