Ingin ke luar kota? Ini prediksi puncak arus mudik cuti bersama

Jumat, 23 Oktober 2020 | 09:33 WIB Sumber: Kompas.com
Ingin ke luar kota? Ini prediksi puncak arus mudik cuti bersama

ILUSTRASI. Pemerintah memprediksi, pada 28 Oktober 2020 atau dimulainya cuti bersama akan terdapat puncak arus kepadatan kendaraan.

Kemenhub akan melakukan pengecekan secara acak (random check) untuk memastikan protokol kesehatan telah dilakukan dengan baik oleh para operator. “Para operator ini yang mempunyai peran penting untuk memfasilitasi pergerakan orang antar kota, antar wilayah. Kalau mereka tidak taat, khawatir akan timbul penularan yang tidak kita inginkan," kata Budi Karya.

"Tunjukkan kita harus disiplin dan tidak kompormi terhadap protokol kesehatan. Kalau memang ada yang ditemukan reaktif atau positif ya harus dilarang berangkat,” ujar dia lagi. 

Baca Juga: Libur panjang, Kemenhub batasi operasional angkutan barang

Mantan Dirut Angkasa Pura II ini juga meminta kepada operator transportasi untuk meningkatan frekuensi perjalanan untuk mencegah penumpukan penumpang. Selain itu, lanjut dia, Kemenhub juga berkoordinasi dengan para Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) di daerah untuk melakukan pengawalan penerapan protokol kesehatan dengan ketat di daerah-daerah kota sampai kabupaten. 

Kemudian juga untuk mengantisipasi kemacetan yang bisa menjadi masalah yang memungkinkan terjadinya penularan karena rawan terjadi kerumunan. Terkait dengan kondisi curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, Menhub mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara dan memastikan kondisi kendaraan sepeti mesin, rem, ban dan kondisi diri dalam keadaan prima. 

Baca Juga: Jelang libur panjang, jalur Puncak akan berlaku contraflow

Menhub juga menyarankan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi massal seperti pesawat dan transportasi publik lainnya agar sebisa mungkin jangan melepas masker, menunda makan dan minum, serta jangan berbincang di dalam pesawat. 

“Kalaupun terpaksa memang harus makan dan minum karena perjalanan jarak jauh lebih dari 2 jam, agar segera kembali menggunakan masker setelah makan dan minum,” kata Budi Karya Sumadi. 

Dia mengatakan, libur di rumah saat ini menjadi pilihan yang baik di tengah pandemi yang masih belum berakhir. Tetapi kalaupun harus liburan ke luar rumah agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk kebaikan bersama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berencana ke Luar Kota? Ini Prediksi Puncak Arus Mudik Cuti Bersama"
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Muhammad Idris

 

Selanjutnya: Cuti bersama, pergerakan orang akan naik 20%, tak ada kompromi protokol kesehatan

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru