KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengatasi dampak curah hujan tinggi yang belakangan sering mengguyur wilayah ibu kota dan sekitarnya. Salah satunya memprioritaskan percepatan normalisasi Kali Cakung Lama dan Ciliwung.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai memimpin Rapat Terbatas (Ratas) di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1).
"Kebetulan Kali Krukut kali ini tidak terdampak banjir, sehingga dengan demikian konsentrasi yang ada diutamakan untuk segera dimulai normalisasi Kali Cakung Lama dan kedua Ciliwung," ujar Pramono di keterangan, Jumat (30/1).
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, WFH & PJJ Jakarta Diperpanjang! Sampai Kapan?
Dalam rapat terbatas tersebut Pemprov DKI Jakarta juga telah memutuskan wilayah-wilayah terdampak normalisasi sungai untuk segera dilakukan pembangunan tanggul.
Menurut Pramono, pembangunan tanggul di Sungai Ciliwung akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara proyek normalisasi di Kali Cakung Lama dilakukan oleh Pemprov DKI.
Ia juga menyebut, kebutuhan anggaran normalisasi dan pembebasan lahan di Kali Cakung Lama sendiri diperkirakan mencapai Rp132 miliar
"Dan itu akan menjadi prioritas kami dalam rangka penanganan banjir jangka menengah tadi," tandasnya.
Selanjutnya: IHSG Sempat Anjlok, Pemerintah Kebut Demutualisasi Bursa
Menarik Dibaca: Dirut BEI Mudur Terimbas Sentimen MSCI dan Net Sell Asing
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News