Jakarta sedang tidak baik-baik saja!

Jumat, 25 Juni 2021 | 08:26 WIB Sumber: Kompas.com
Jakarta sedang tidak baik-baik saja!

ILUSTRASI. Salah satu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini adalah "Jakarta tidak sedang baik-baik saja". KONTAN/Fransiskus Simbolon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini adalah "Jakarta tidak sedang baik-baik saja". 

Lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi hingga kasus baru di Ibu Kota mencapai 7.505 kasus pada Kamis (24/6/2021). Angka tersebut merupakan penambahan kasus baru tertinggi selama pandemi Covid-19. 

Dengan penambahan tersebut, jumlah kasus Covid-19 secara total di Jakarta adalah 494.462 kasus. Total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 445.450 orang, sedangkan 8.112 orang dilaporkan meninggal dunia. 

Sementara itu, kasus aktif Covid-19 di Jakarta kini berada di angka 40.900 kasus. 

Sebaran penambahan kasus harian itu merata di seluruh wilayah di DKI Jakarta dengan rincian Kepulauan Seribu terdapat 2 kasus, Jakarta Barat 1.550 kasus, Jakarta Pusat 836 kasus. 

Baca Juga: Dinkes minta rumah sakit di Jakarta bangun tenda darurat sebagai ruang IGD Covid-19

Kemudian, Jakarta Selatan 1.105 kasus, Jakarta Timur 2.310 kasus, dan Jakarta Utara 954 kasus, serta data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 748. 

Ribuan Anak Terpapar Covid-19 

Fakta mengejutkan selanjutnya adalah sebanyak 1.112 dari 7.505 kasus baru di Ibu Kota adalah pasien berusia 0-18 tahun. 

"Sebanyak 15 persen dari 7.505 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Kamis. 

Baca Juga: Begini cara download dan cetak sertifikat vaksin Covid-19

Dari 1.112 pasien itu, sebanyak 830 orang merupakan anak usia 6-18 tahun dan 282 kasus adalah anak usia 0-5 tahun. Oleh karena itu, Pemprov DKI telah mengimbau warga untuk tidak membawa anak-anak keluar rumah. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru