Jawa Barat

Jawa Barat diharapkan jadi motor pemulihan ekonomi nasional

Minggu, 06 Desember 2020 | 20:25 WIB   Reporter: Tendi Mahadi
Jawa Barat diharapkan jadi motor pemulihan ekonomi nasional


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Provinsi Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu motor pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid-19. Perputaran ekonomi di Jawa Barat selama ini sangat besar, sehingga kebangkitan ekonomi di wilayah ini akan berdampak besar terhadap pemulihan ekonomi nasional.

Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Guntur Subagja, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merespon cepat kebijakan pemerintah pusat dengan membentuk Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat (Satgas PED Jabar), disamping memiliki Satgas Pemulihan Kesehatan Covid-19.

Satgas yang dipimpin Gubernur Jawa Barat dengan Ketua Harian Ipong Witono ini melakukan akselerasi pemulihan ekonomi bersama dinas-dinas terkait dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat. 

Baca Juga: Ratusan siswa terpapar corona, FSGI minta pemerintah pertimbangkan sekolah tatap muka

Guntur Subagja hadir memenuhi undangan Satgas PED Jabar berkunjung ke Ciamis dan Pangandaran Jawa Barat, Jumat - Sabtu(4-5/11/2020). Kunjungan kerja ini untuk menggali informasi dan memetakan kondisi ekonomi daerah yang terdampak pandemi covid-19. “Di dua kabupaten tersebut, kami tidak hanya mendengarkan suara dan keluh kesah para pengusaha UMKM di masa pandemi, namun juga sosialisasi program pemulihan daerah,” ungkap Ketua Satgas PED Jabar Ipong Witono.

Guntur memaparkan, Wakil Presiden RI KH Maruf Amin melakukan refocusing tugas prioritas antara lain pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah dan industri halal, dan pengentasan kemiskinan.

Jawa Barat dapat memacu kebangkitan ekonomi dengan mendorong sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pemulihan UMKM, dan sektor pariwisata. “Tiga sektor ini memiliki dampak ekonomi dan dampak sosial besar, mendongkrak pendapatan dan peningkatan daya beli masyarakat,”ungkap Guntur.

Pemerintah pusat sudah membuat kebijakan dan alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 695 triliun. Kebijakan pusat ini tentu akan lebih efektif ditindaklanjuti pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Baca Juga: Apindo: Target pertumbuhan 5% di tahun 2021 berpeluang tercapai

Ipong Witono menyampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan berbagai inovasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah Jabar. Diharapkan inovasi provinsi ini diikuti kabupaten/kota di Jawa Barat. 

Selain berdialog dengan para pelaku UMKM dan pariwisata juga berkunjung ke korporasi petani milik Bumdes dan Gapoktan, PT Mitra Desa Pamarican, Kabupaten Ciamis. 

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Minggu (6/12): Bertambah 6.089 kasus baru, ingat selalu 3M

 

Editor: Tendi Mahadi


Terbaru