KPU Demak Tunda Pemilu di 9 Desa Terdampak Banjir

Selasa, 13 Februari 2024 | 13:45 WIB Sumber: Kompas.com
KPU Demak Tunda Pemilu di 9 Desa Terdampak Banjir

ILUSTRASI. KPU Kabupaten Demak, Jawa Tengah resmi menunda pemungutan dan perhitungan suara 9 desa/kelurahan yang terdampak banjir.. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/YU


PEMILU 2024 - DEMAK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, Jawa Tengah resmi menunda pemungutan dan perhitungan suara 9 desa/kelurahan di Kecamatan Karanganyar yang terdampak banjir.

Sembilan desa yang pencoblosannya ditunda itu yakni Desa Wonoketingal, Cangkring Rembang, Cangkring, Undaan Kidul, Undaan Lor, Ngemplik Wetan, Wonorejo, Ketanjung, dan Karanganyar.

Hal itu sesuai Keputusan KPU Demak Nomor 782 Tahun 2024 tentang penundaan pemungutan suara dan perhitungan suara pada 9 desa di Kecamatan Karanganyar.

Dari 9 desa, setidaknya terdapat 108 tempat pemungutan suara (TPS) yang tergenang air total, sehingga tidak memungkinkan untuk pendirian TPS.

Ketua KPU Demak Siti Ulfaati mengatakan, keputusan penundaan pencoblosan ini sudah melalui proses panjang dari masukan stakeholder, pihak-pihak terkait dan masyarakat.

Baca Juga: Pemungutan Suara di TPS Terdampak Banjir Demak Diusulkan Ditunda

Kata dia, untuk memastikan lokasi TPS terendam banjir bahkan ia terjun langsung meninjau lokasi.

"Masih sama (banjir) justru malah ada yang nambah (ketinggian banjir)," katanya kepada Kompas.com ditemui di Kantor KPU Demak, Selasa (13/2/2024) siang.

Ulfa menjelaskan, dari 9 desa tersebut, delapan desa terendam banjir total kecuali Desa Ketanjung. 

Sementara di Desa Ketanjung, hanya ada empat TPS.

"Saya berharap hanya 9 desa, kalau 8 desa total, jadi jumlah total TPS-nya kan 108 TPS (terendam banjir)," jelasnya.

Kendati demikian, Ulfa belum memastikan kapan ditentukannya pemilu susulan untuk 9 desa yang ditunda.

Menurutnya, secara aturan paling lambat 10 hari setelah hari pemungutan dan penghitungan suara.

"Kita belum bisa ngomong, kita akan berupaya secepat mungkin," tukasnya.

Berikut daftar TPS yang dilakukan penundaan pemilu pada 14 Februari mendatang di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yang terdampak banjir.

1. Wonoketingal: 19 TPS, 4.882 daftar pemilih tetap (DPT).
2. Cangkring Rembang: 9 TPS, 2.074 DPT.
3. Cangkring: 15 TPS, 3.796 DPT.
4. Undaan Kidul: 9 TPS, 2.074 DPT.
5. Undaan Lor: 7 TPS, 1.671 DPT.
6. Ngemplikwetan: 8 TPS, 1.865 DPT.
7. Wonorejo: 18 TPS, 4.488 DPT.
8. Karanganyar: 19 TPS, 4.672 DPT.
9. Ketanjung: 4 TPS, 829 DPT.

Baca Juga: Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan di Demak Ditargetkan Selesai dalam Tiga Hari

"Terdampak langsung, terendam total, rata-rata KPPS dan pemilih menjadi korban dan mengungsi, sedangkan lokasi pengungsian tersebar di banyak titik sehingga tidak memungkinkan relokasi," tutur Ulfa.

"Lokasi TPS 10-11,(Dukuh Kedung-Karangtengah RW 4), TPS 12-13 (Dukuh Norowito RW 5) masih terendam air dengan ketinggian 3 meter, KPPS dan pemilih tidak diketahui keberadaan pengungsiannya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang melanda Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah sudah berlangsung selasa hampir satu minggu, Selasa (13/2/2024).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, setidaknya 21.000 warga mengungsi akibat banjir di Demak tersebut.

Angka ini tercatat sebagai salah satu kejadian bencana dengan jumlah pengungsi terbanyak di awal 2024. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU Demak Resmi Tunda Pemilu di 9 Desa di Kecamatan Karanganyar"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru